Peter F Gontha Terobos Kepadatan

Kompas.com - 10/03/2015, 17:12 WIB
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Mendapati Peter F Gontha (66) di tengah perayaan event tahunan Jakarta International Java Jazz Festival merupakan hal lumrah mengingat pria kelahiran Semarang, 4 Mei 1948, itu adalah pendirinya. Namun, mendapati Peter yang sejak 15 Oktober 2014 menjadi Duta Besar RI untuk Polandia antre di antara ribuan penonton Christina Perri di D2 JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (8/3), adalah keajaiban.

Mengabaikan segala fasilitas yang dimilikinya, Peter yang khas dengan kepala plontos itu ikut berjalan berdesak-desakan untuk berpindah tempat menikmati penampilan Perri yang memukau.

"Saya mau pindah ke belakang," ujar Peter yang berjalan seorang diri dan berusaha menerobos kepadatan penonton yang masih berusaha masuk arena meskipun sudah sesak.

Sebagai pendiri JJF, Peter melihat JJF ke-11 yang digelar pada 6-8 Maret 2015 memuaskan. Ditanya soal jumlah penonton, Peter mengatakan luar biasa.

"Tahun ini jauh lebih ramai daripada tahun sebelumnya," ujarnya sambil berusaha menggeser melangkah.

Penuhnya JIExpo oleh penonton pada Minggu malam adalah bukti.

"Tidak hanya Sabtu, Minggu malam kita lihat sendiri ramainya," ujarnya.

Setelah satu lagu hampir selesai, Peter baru berhasil pindah dari tepi panggung Perri ke tempat duduk paling belakang yang jaraknya tidak lebih dari 50 meter. Untuk bisa menerobos kepadatan penonton, beberapa kali Peter meminta maaf dan meminta diberi ruang untuk bergerak.

Saat sampai di tempat yang dituju, lagu "Human" yang menjadi hit terbaru Perri dinyanyikan dan dirayakan. (INU)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X