Maia Estianty Terima Desakan Keluarga HOS Tjokroaminoto

Kompas.com - 31/03/2015, 21:16 WIB
Maia Estianty diabadikan setelah jumpa pers syukuran produksi film Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto, yang dibintanginya, di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2014). KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAMaia Estianty diabadikan setelah jumpa pers syukuran produksi film Guru Bangsa HOS Tjokroaminoto, yang dibintanginya, di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta, Rabu (3/9/2014).
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi dan produser musik Maia Estianty (39) tak kuasa menolak tawaran untuk terlibat untuk membintangi film Guru Bangsa Tjokroaminoto karena desakan keluarga besar HOS Tjokroaminoto.

"Kenapa saya mau? Saya jarang main film, agak susah buat akting. Ini paksaan juga dari keluarga besar Tjokroaminoto," ungkap Maia dalam konferensi pers film Guru BangsaTjokroaminoto di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (31/3/2015).

Tak heran bila ibu tiga anak ini menerima desakan tersebut. Pasalnya, Maia merupakan cicit dari HOS Tjokroaminoto. Karena itu, Maia akhirnya dipercaya sutradara Garin Nugroho untuk memerankan karakter ibu mertua Tjokroaminoto dalam film tersebut kendati awalnya dia sempat ditawari untuk memainkan peran istri Tjokroaminoto, Suharsikin.

"Awalnya casting buat meranin istrinya, tapi karena terlalu tua kali ya, terus enggak jadi," tutur Maia memancing tawa tim produksi Guru BangsaTjokroaminoto.

Kendati karakter Suharsikin akhirnya diperankan aktris Putri Ayudya, mantan istri artis musik Ahmad Dhani tersebut mengaku tak berkeberatan. Alasannya, Maia mengaku hanya menginginkan peran kecil dalam produksi film biopic ini. "Saya minta scene-nya jangan banyak-banyak, susah ngafalin dialog," selorohnya.

Sementara itu, Garin menuturkan, pemilihan Maia juga dilatar belakangi oleh garis keturunan Tjokroaminoto. "Pemilihan Maia sendiri karena dia adalah cicit Tjokroaminoto, kami ingin memunculkan spirit Tjokroaminoto dengan memilih Maia," ujar Garin.

Meski tampil sedikit, akting Maia dipuji oleh sang sutradara. "Maia aktingnya bagus, meski hanya sebentar," puji Garin.

Selain Maia Estianty, film ini akan menampilkan Reza Rahardian, Christine Hakim, Sudjiwo Tedjo, Didi Petet, Putri Ayudya, Tanta Ginting, Deva Mahendra, Ibnu Jamil, dan masih banyak lagi.

Guru Bangsa Tjokroaminoto yang mengisahkan tentang perjuangan Hadji Oemar Said Tjokroaminoto dalam memimpin organisasi Sarekat Islam ini akan tayang di gedung-gedung bioskop Tanah Air mulai 9 April 2015.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X