Jawaban Krisdayanti untuk Erwin Gutawa Bikin Penonton Kagum

Kompas.com - 04/05/2015, 22:13 WIB
Krisdayanti saat menyanyikan tembang-tembang andalannya di atas panggung konser Traya, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2015) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGKrisdayanti saat menyanyikan tembang-tembang andalannya di atas panggung konser Traya, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Minggu (3/5/2015) malam.
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Dalam konser Traya, vokalis Krisdayanti (40) tak sekadar menyuguhkan lagu-lagu populernya yang bernuansa musik pop saja. Namun, dia juga menyanyikan dua lagu daerah untuk menjawab tantangan komposer Erwin Gutawa.

"Saya akan menerima tantangan dari mas Erwin Gutawa untuk membawakan warisan budaya Indonesia," ucap Krisdayanti yang dibalut busana hitam dari atas panggung konser Traya yang digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Minggu (3/5/2015) malam.

Sang diva lantas melantunkan lagu daerah asal Aceh, "Bungong Jeumpa" yang disambut riuh rendah tepuk tangan penonton. Berikutnya "Tudung Periuk" khas Sumatera Barat tak ketinggalan disajikan Krisdayanti dengan konsep kolaborasi bersama tiga anggota grup Di Atas Rata-rata.

Pada lagu tersebut, Krisdayanti menunjukkan kemampuannya dalam menari. Istri pengusaha Raul Lemos itu meliuk-liukkan tangan dan pinggulnya pada pertengahan lagu. Bahkan, ibu empat anak itu nyinden untuk menambah warna "Tudung Periuk"

"Tepuk tangan untuk Di Atas Rata-Rata," seru Krisdayanti yang sukses membuat penonton berdecak kagum.

Traya merupakan konser tunggal yang ketiga sepanjang karier bermusik Krisdayanti setelah konser pertama digelar pada 2001 dan yang kedua pada 2005 lalu. Sama seperti dua konser sebelumnya, Krisdayanti kembali berkolaborasi dengan komposer Erwin Gutawa dan penata artistik pertunjukan Jay Subiyakto.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X