40 Hari Olga Meninggal Diperingati, 1.000 Kupon Sembako Dibagikan

Kompas.com - 06/05/2015, 23:45 WIB
Suasana pembagian sembako kepada warga yang menghadiri tahlilan 40 hari meninggalnya Olga Syahputra di kediaman orangtua Olga, di Jalan Kresna, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2015) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGSuasana pembagian sembako kepada warga yang menghadiri tahlilan 40 hari meninggalnya Olga Syahputra di kediaman orangtua Olga, di Jalan Kresna, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (6/5/2015) malam.
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Peringatan 40 hari pembawa acara dan artis komedi Olga Syahputra (32) meninggal dunia diadakan pada Rabu (6/5/2015) malam di kediaman orangtua Olga di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Banyak warga  memenuhi area sekitar rumah itu sebagaimana pada tahlilan-tahlilan sebelumnya untuk almarhum Olga.

Terpantau oleh Kompas.com, pagar-pagar besi pembatas dipasang di setiap jalan masuk menuju kediaman orangtua Olga. Tiap pagar dijaga oleh polisi dan anggota panitia tahlilan. Para warga yang tak memiliki kupon--yang dibagikan untuk mendapatkan paket sembako sekaligus mengikuti tahlilan--tak diperkenankan masuk.

"Alhamdulillah berjalan dengan lancar, enggak terjadi desak-desakkan kayak kemarin, sekarang sudah kondusif, sudah rapi," ucap Billy Syahputra, adik almarhum Olga, dalam wawancara.

Asal tahu saja, pada Senin lalu (4/5/2015), sejak pagi, puluhan warga sekitar dan luar lingkungan kediaman orangtua Olga datang untuk mengambil kupon yang bisa ditukar dengan paket sembako pada Rabu ini dan bisa ditunjukkan sebagai tanda masuk untuk mengikuti tahlilan 40 hari Olga meninggal dunia. Mereka datang sesuai janji Billy. Namun, kemudian, pihak keluarga Olga mengumumkan bahwa pembagian kupon tersebut ditunda ke Rabu ini (6/5/2015).

Billy, yang biasa menyebut dirinya Bang Billy, mengatakan, Rabu ini 1.000 kupon paket sembako sekaligus tanda ikut tahlilan telah dibagikan. Lima ratus kupon untuk para warga sekitar rumah orangtua Olga, 500 kupon lagi untuk para warga di luar lingkungan kediaman orangtua Olga. Namun, lanjutnya, yang datang ternyata kira-kira 2.000 orang. Ia pun meminta pengertian dari mereka.

"Sebenernya Bang Billy maunya orang yang datang ke sini ikhlas, semata-mata mendoakan Olga, jangan semata-mata karena ada sesuatu. Kalau ternyata yang datang 2.000, kita kan enggak tahu. Tujuan kita semata-mata hanya untuk almarhum, enggak ada niat riya, enggak ada sama sekali," katanya.

Terpantau pula oleh Kompas.com, para warga yang sudah mendapat kupon diarahkan untuk berbaris rapi di depan tempat pembagian sembako. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok agar teratur. Sementara itu, para warga yang tak memiliki kupon terlihat berdiri di luar pagar-pagar pembatas.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X