Minions: Tiga Makhluk Kuning Bertualang Mencari Bos

Kompas.com - 17/06/2015, 18:48 WIB
|
EditorAti Kamil
JAKARTA, KOMPAS.com -- Hadir sebagai film prekuel untuk dua film terdahulunya, yaitu Despicable Me dan Despicable Me 2, film animasi Minions menampilkan cerita para minion dalam mencari seorang tuan, majikan, atau bos yang akan mereka lindungi, layani, dan bahagiakan, sebelum mereka bertemu dengan sosok bernama Gru.

Cerita berawal dengan narasi bahwa para minion telah ada di bumi sejak zaman prasejarah dan selalu mencari dan menemukan bos untuk mereka lindungi, layani, dan bahagiakan, sejak dinosaurus T-Rex, manusia purba, Drakula, Genghis Kahn, hingga Napoleon Bonaparte.

Singkatnya, dari zaman prasejarah, para minion telah mencari sosok kuat dan hebat untuk mereka jadikan majikan, meski selalu berakhir dengan para tokoh itu gugur akibat kesalahan yang konyol dan kocak dari para minion sendiri. Setelah menghancurkan bos-bos mereka tersebut, para minion memutuskan untuk berhenti mencari tuan dan bersembunyi di sebuah gua di Antartika, serta membangun rumah tinggal di sana hingga waktu membawa mereka ke 1968.

Kehidupan yang mula-mula ceria bagi para minion lambat laun menjadi kehidupan yang tidak bergairah, karena mereka tidak memiliki tuan yang bisa membuat keceriaan mereka kembali bersinar. Situasi yang lesu dan tak bergairah tersebut lalu mendorong seorang minion bernama Kevin untuk pergi keluar dari gua, kembali ke peradaban untuk menemukan bos. Kevin dibantu oleh Stuart dan Bob.

Ketiga minion itu akhirnya berangkat dengan berbagai petualangan kocak dan konyol mereka untuk mencari majikan. Akhirnya, mereka pergi ke Super Villain Con untuk bersaing menjadi pelayan Scarlet Overkill (Sandra Bullock), perempuan paling jahat di muka bumi. Scarlet, yang berasal Inggris, berambisi untuk merebut makhkota Ratu Elizabeth II dan menggantikannya sebagai ratu Inggris.

Ketiga minion tersebut berhasil menjadi pelayan Scarlet dan bersamanya mereka pergi ke London, Inggris. Didukung oleh suami Scarlett, Herb Overkill (Jon Hamm), Kevin, Stuart, dan Bob menjalankan misi Scarlet untuk merebut mahkota Ratu Elizabeth II. Misi berbahaya itu pula yang membawa ketiga minion lucu sekaligus lugu tersebut untuk menghadapi berbagai ancaman yang tidak hanya membahayakan mereka, tetapi juga membahayakan keberadaan semua minion di muka bumi.

Sebagai sebuah film spin off, Minions mampu menciptakan humor segar yang mengocok perut lewat adegan-adegannya. Keluguan dan tingkah dari para minion, terutama Kevin, Stuart, dan Bob, menjadi penentunya.

Dengan cerdas, sang sutradara, Pierre Coffin, dibantu oleh koleganya, Kyle Balda, mampu menempatkan humor segar dan menarik sehingga para penonton tidak bosan. Porsinya pun pas, tidak lebih dan tak kurang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.