Velove Kecewa Tak Semua Keluarganya Bisa Jenguk OC Kaligis

Kompas.com - 27/07/2015, 15:27 WIB
Artis Velove Vexia mendatangi Gedung KPK di Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015). Velove kembali datang untuk meminta izin menjenguk ayahnya, pengacara OC Kaligis yang ditahan di Rutan Guntur KPK akibat tersandung kasus dugaan suap kepada hakim PTUN Medan, Sumatera Utara. TRIBUNNEWS / HERUDINArtis Velove Vexia mendatangi Gedung KPK di Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015). Velove kembali datang untuk meminta izin menjenguk ayahnya, pengacara OC Kaligis yang ditahan di Rutan Guntur KPK akibat tersandung kasus dugaan suap kepada hakim PTUN Medan, Sumatera Utara.
|
EditorIrfan Maullana
JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis dan model Velove Vexia (25) kecewa karena masih banyak anggota keluarganya yang belum bisa menjenguk ayahnya, pengacara Otto Cornelis Kaligis yang ditahan di Rumah Tahanan Guntur setelah ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera Pengadilan Tata Usaha Negara di Medan.

"Jadi ternyata list yang masuk belum semuanya di-approve KPK, cuma ada beberapa keluarga, masih banyak adik-adik dan kakaknya papa, dan juga tante-tante aku yang lain juga belum boleh ketemu gak tau katanya masih dalam proses," ujar Velove di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2015).

Velove sebelumnya juga pernah dilarang oleh KPK untuk menjenguk ayahnya pada Hari Raya Idul Fitri. Ia bersama keluarganya sudah dua kali mendatangi KPK, pada Jumat (17/7/2015) dan Sabtu (18/7/2015).

Velove mengatakan, ayahnya mengidap beberapa penyakit, seperti hipertensi, jantung, diabetes, dan mag akut. "Banyaklah penyakitnya. Usia Papa kan sudah uzur, sudah perlu banyak asupan vitamin," kata dia.

Bintang sinetron Khanza ini menambahkan, pihak keluarga belum bisa merujuk OC Kaligis ke dokter pribadi pengacara senior tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut karena masih menunggu izin dari KPK.

"Dokter pribadi sih ada beberapa, cuma tetap harus dari kpk kita dari keluarga gak bisa langsung kasih dokter yang kita mau," kata dia.

OC Kaligis ditahan sejak 14 Juli 2015 setelah dijemput di sebuah hotel di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kasus ini, KPK telah terlebih dulu menjerat M Yagari Bhastara alias Gerry, anak buah Kaligis, sebagai tersangka. Gerry merupakan pengacara yang mewakili Ahmad Fuad Lubis, pegawai Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang menggugat Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut. Gugatan itu berkaitan dengan surat perintah penyelidikan Kejati Sumut atas dugaan penyalahgunaan wewenang, berkaitan dengan dugaan korupsi bantuan sosial di Pemprov Sumut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.