DJ Ashba Resmi Keluar dari Guns N' Roses

Kompas.com - 29/07/2015, 15:33 WIB
DJ Ashba, gitaris band hard rock Guns N' Roses, hadir dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012). Band yang beranggota Tommy Stinson, Ron Thal, Ashba, Dizzy Reed, Axl Rose, Richard Fortus, Chris Pitman, dan Frank Ferrer, akan menggelar konser 15 Desember 2012 di Lapangan D Senayan, Jakarta. KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTODJ Ashba, gitaris band hard rock Guns N' Roses, hadir dalam jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012). Band yang beranggota Tommy Stinson, Ron Thal, Ashba, Dizzy Reed, Axl Rose, Richard Fortus, Chris Pitman, dan Frank Ferrer, akan menggelar konser 15 Desember 2012 di Lapangan D Senayan, Jakarta.
|
EditorIrfan Maullana
KOMPAS.com --Setelah enam tahun menjadi pemain gitar band legendaris Guns N' Roses (GnR), Daren Jay Ashba (42) atau lebih dikenal dengan nama panggung DJ Ashba, memutuskan untuk keluar dari band tersebut. Hal ini disampaikan Ashba melalui surat terbuka yang ia unggah di laman Facebook resminya.

"Dengan berat hati, namun juga dengan rasa bangga, saya mengumumkan bahwa saya telah memutuskan untuk menutup dan merangkum masa-masa indah bagian dari hidup saya bersama Guns N' Roses ke dalam sebuah kenangan yang indah," tulis Ashba dalam surat tersebut.

Ashba memutuskan keluar dari GnR dengan alasan ingin fokus mengerjakan proyek band Sixx: A.M yang ia bentuk bersama gitaris band Motley Crue, Nikki Sixx.

"Saya telah mencapai satu titik di mana saya merasa bahwa inilah waktunya bagi saya untuk mendedikasikan diri saya kepada Sixx: A.M., istri tercinta, keluarga saya, dan juga kepada petualangan-petualangan baru bagi saya di masa depan," tulis Ashba.

"Saya selalu membuat musik dengan penuh penjiwaan dan Sixx: A.M. telah menjadi tempat di mana saya bisa mengekspresikan diri saya secara jujur dan berbagi gairah dengan dua saudara dan teman band saya di situ, Nikki Sixx dan James Michael," lanjutnya.

Ashba bergabung dengan GnR pada 2009 menggantikan gitaris Robin Finck yang memutuskan kembali ke formasi band Nine Inch Nails.

"Enam tahun yang lalu, saya mendapat telepon yang mengubah kehidupan saya selamanya. Telepon itu berasal dari teman dekatku (Katie McNeil-Diamond) yang ketika itu sedang bekerja dengan Guns N' Roses. Telepon itu merupakan sebuah tawaran untuk menjalani audisi di depan Axl Rose dan mendapatkan peran di band rock terbesar sepanjang hidupku," kata Ashba.

"Sementara saya berpikir bahwa hal itu masih sangat jauh dari jangkauan, saya memutuskan untuk maju dan mencobanya. Saya sangat terkejut karena saya berhasil mendapatkannya. Saya merasa sangat terberkati dan bersyukur dengan kesempatan untuk tidak hanya bekerja dengan band paling bertalenta namun juga bisa berbagi panggung dengan legenda hidup dan seorang manusia yang sangat berbakat, Axl Rose," tulisnya lagi.

Dalam sejarah GnR, situasi menggemparkan pernah terjadi ketika Axl Rose berpisah dengan Slash, Matt Sorum, dan Steven Adler. Namun, tidak demikian dengan Ashba. Ia justru memuji sang vokalis.

"Saya ingin mengambil momen untuk berterima kasih kepada Axl dari lubuk hati saya yang terdalam tidak hanya untuk pengalaman-pengalaman luar biasa dalam hidup saya, tetapi juga karena ia telah sungguh-sungguh memercayai saya. Kamu adalah teman sejati dan juara bagi saya dan saya bersyukur selamanya akan hal itu. Dan bahkan ketika saya harus bergerak maju ke arah berbeda, saya akan tetap menjadi penggemarmu," tulisnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X