"Bang Jono" dari Zaskia Gotik Ingatkan Penonton ke Vicky Prasetyo

Kompas.com - 10/08/2015, 17:36 WIB
Zaskia Gotik tampil dalam pentas musik Gebyar Asyiiik 2015 di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam. DOK MAVERICKZaskia Gotik tampil dalam pentas musik Gebyar Asyiiik 2015 di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam.
|
EditorAti Kamil

PURWOKERTO, KOMPAS.com -- Di hadapan ratusan penonton pentas musik Gebyar Asyiiik 2015 di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam, vokalis dangdut Zaskia Gotik (25), bercerita tentang kehidupan asmara seseorang yang mengingatkan kita kepada kisah cinta Zaskia bersama lelaki yang pernah bertunangan dengannya, Vicky "Vickynisasi" Prasetyo.

"Neng punya temen, udah tunangan, tapi batal. Kasihan ya. Lagian mau aja dibohongin," tutur pemilik nama asli Surkianih ini, yang menyebut dirinya Neng, dari panggung.

"Eh, ini bukan Neng, (melainkan) temen Neng, he he he," akunya ketika disoraki oleh para penonton.

Usai itu, Zaskia langsung melantunkan "Bang Jono", yang menjadi salah satu lagu andalannya.

"Eee... Bang Jono, sungguh kau tak berubah. Kau obral janji tinggal janji. Sungguh Zaskia sakit hati," lantun Zaskia.

Selanjutnya, perempuan kelahiran Bekasi ini mendendangkan "Aku Mah Apa Atuh", "Sakitnya Tuh di Sini", "Goyang Dumang", dan "Satu Jam". Secara keseluruhan, ada tujuh lagu yang dinyanyikan oleh penyanyi yang memulai kariernya pada 2007 tersebut.

Sesudah itu, band asal Palembang, Armada, tampil. Grup yang terdiri dari Rizal (vokal), Radha (gitar), Mai (gitar), Endra (bas), dan Andit (drum) ini mengentak panggung dengan 12 lagu--dari "Mantra", lalu "Buka Hatimu", "Pencuri Hati", dan "Mabuk Cinta", hingga "Mau Dibawa Ke Mana".

Purwokerto menjadi kota terakhir dalam rangkaian Gebyar Asyiiik 2015. Sebelumnya, pentas musik tersebut diadakan di Mojokerto (Jawa Timur), Jombang (Jawa Timur), dan Sukabumi (Jawa Barat) beberapa waktu lalu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X