Rizal "Armada" Berharap Pemerintah Bertindak Atasi Kekeringan

Kompas.com - 10/08/2015, 21:52 WIB
Rizal 'Armada' diabadikan sebelum tampil dalam pagelaran Gebyar Asyiiik 2015, di Lapangan Surodinawan, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (18/4/2015). KOMPAS.com/YULIANUS FEBRIARKORizal 'Armada' diabadikan sebelum tampil dalam pagelaran Gebyar Asyiiik 2015, di Lapangan Surodinawan, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (18/4/2015).
|
EditorIrfan Maullana


PURWOKERTO, KOMPAS.com -- 
Vokalis band Armada, Rizal Disandi (29), berharap pemerintah bisa mengambil langkah konkret untuk membantu masyarakat menghadapi kekeringan yang melanda beberapa daerah di Indonesia pada musim kemarau ini.

"Mungkin pemerintah dan semua elemen juga harus bantu membantu. Tapi yang aku harapin sih pemerintah bisa lebih concern untuk masalah kekeringan ini," ucapnya saat berbincang dengan Kompas.com di sela pentas musik dan komunitas Gebyar Asyiiik 2015, di GOR Satria, Purwokerto, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2015) malam.

Rizal mengatakan, kekeringan bakal memberi dampak negatif, antara lain kekurangan air bersih hingga berpotensi menyebabkan kebakaran hutan.

"Jadi memang mungkin masanya lagi kekurangan air di mana-mana. Terus kemarin juga sempet ngelihat ada beberapa tempat terpencil, mereka harus jalan dulu delapan sampai 10 kilometer untuk dapatkan air. Agak miris ya. Mungkin karena musim juga memang lagi kemarau panjang," ucap Rizal.

Kendati begitu, Rizal bersyukur bahwa kampung halamannya di Palembang tak sampai mengalami kekeringan yang parah pada musim kemarau ini.

"Kalau di Palembang sih tidak sampai kekeringan air. Aku dapat kabarnya gitu, aku jarang ke Palembang sekarang soalnya semua keluarga sudah di Jakarta biar lebih deket," tuturnya lagi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X