Kikan dan Ahmad Albar Diharapkan Bisa Menginspirasi Seniman Jawa Tengah

Kompas.com - 24/08/2015, 19:00 WIB
Personel group rock legendaris God Bless, Ahmad Albar (vokal) dan Ian Antono (gitar) diabadikan di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2015). KOMPAS.com/NAZAR NURDINPersonel group rock legendaris God Bless, Ahmad Albar (vokal) dan Ian Antono (gitar) diabadikan di Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (23/8/2015).
|
EditorIrfan Maullana

SEMARANG, KOMPAS.com -- Ada yang spesial dari perayaan hari jadi ke-65 Provinsi Jawa Tengah. Dua musisi beken, yakni vokalis Kikan Namara dan grup band rock legendaris God Blees, sengaja didatangkan untuk penutupan pesta rakyat di Gelanggang Olahraga Satria Purwokerto, Minggu (23/8/2015) malam.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, Kikan dan God Bless mempunyai integritas yang baik, mereka juga berperan dalam proses pembangunan di negeri ini. "Kikan, saya sangat kagum. Dia bukan musisi yang hanya mencari uang. Tapi, pekerja seni yang menggunakan hati nurani dalam berkarya," ucap Ganjar, Mingggu.

Ganjar berharap kehadiran Kikan dan vokalis Ahmad Albar bisa menginspirasi para pekerja seni untuk tidak hanya mengejar materi. Ganjar juga mengungkapkan, kekagumannya pada Kikan yang sama-sama duduk dalam program bincang-bincang Mata Najwa. Ketika itu, Ganjar terpesona dengan langkah Kikan yang menolak membubuhkan tanda tangan kontrak fiktif yang akhirnya membuat mantan vokalis band Cokelat itu jadi sepi tawaran maggung.

Berkait hal itu, Ganjar bersimpati dan memutuskan mengajak Kikan manggung di Jawa Tengah. "Saya sangat gemar musik rock. Malam ini, Jawa Tengah diguncang musik rock," ucap dia.

Sementara God Blees pada malam itu menghibur warga Jawa Tengah dengan delapan lagu populer mereka, antara lain "Semut Hitam".

Pesta musik ini merupakan bagian dari pesta rakyat untuk memeringati hari jadi Jawa Tengah ke-65. Acara yang dipusatkan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas tersebut digelar dari 21-23 Agustus 2015.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X