Dewi Sandra Berkurban di Luar Jakarta

Kompas.com - 24/09/2015, 14:32 WIB
Penyanyi dan artis peran Dewi Sandra diabadikan di Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANPenyanyi dan artis peran Dewi Sandra diabadikan di Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2015).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Penyanyi dan artis peran Dewi Sandra (35) memilih berkurban di daerah yang warganya kurang mampu membeli daging untuk kebutuhan konsumsi sehari-hari.

"Sebenarnya saya enggak suka ngomongin di mana (lokasinya). Tapi, ada tempat yang sudah saya tentukan, di mana tempat-tempat yang warganya jarang makan daging," ujar Dewi dalam wawancara di Masjid Akbar Kemayoran, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Tempat-tempat tersebut, kata Dewi, berada di luar Jakarta. Menurut dia, di Jakarta sudah banyak warga yang sering mencicipi daging kurban. Sedangkan di luar Jakarta, mereka jarang atau tidak pernah sama sekali merasakannya.

"Kalau di Jakarta kan masih alhamdulilah (pernah mencicipi daging kurban). Kalau di Papua, ke lokasi warga yang baru mualaf, jarang makan daging, ya kita tunjukkan kebersamaan aja," katanya.

"Aku ada tempat di Sukabumi, karena almarhum orangtua ada tanah di situ. Ternyata, mereka ada yang cuma makan nasi sama garam. Mami suka cerita, kalau punya rezeki itu harus saling berbagi," sambungnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.