Filmnya Dikritik "New York Times", Livi Zheng Bangga

Kompas.com - 23/11/2015, 13:37 WIB
Livi Zheng, sutradara, produser, dan bintang film Brush with Danger asal Indonesia, berpose di sela sesi wawancara oleh Kompas.com, Jakarta, Jumat (30/10/2015). Brush with Danger menjadi film layar lebar perdana arahan sutradara kelahiran Indonesia yang mengenyam pendidikan di Amerika Serikat tersebut. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOLivi Zheng, sutradara, produser, dan bintang film Brush with Danger asal Indonesia, berpose di sela sesi wawancara oleh Kompas.com, Jakarta, Jumat (30/10/2015). Brush with Danger menjadi film layar lebar perdana arahan sutradara kelahiran Indonesia yang mengenyam pendidikan di Amerika Serikat tersebut.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com — Kendati film Brush with Danger mendapat kritik dari salah satu koran terkemuka di AS, New York Times, sutradara sekaligus artis peran pendatang baru yang berkarier di Hollywood, Livi Zheng (26), justru mengaku bangga.

"Tapi sebenarnya untuk dikritik New York Times itu suatu kebanggaan karena di Amerika itu sampai 50.000 produksi film per tahun dan enggak semuanya bisa di-review di New York Times," kata Livi ketika berbincang dengan Kompas.com di Bentara Budaya Jakarta, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat.

Di AS, lanjut dia, jika sebuah film diulas dalam media ternama maupun dikritik, maka film itu dianggap sebagai salah satu karya yang diperhitungkan.

"Nah, filmku (Brush with Danger) juga pernah dikritik. Jadi kalau ada kritikan aku baca, aku ambil bagusnya, kritikan yang membangun buat aku jadi film maker yang lebih baik," tuturnya.

Bukan cuma media yang memberikan pendapatnya tentang film Brush with Danger yang ia garap bersama adiknya Ken Zheng. Bahkan, kritik dan saran juga datang dari keluarga dan teman-teman dekat.

"Teman-teman dan keluargaku sudah nonton film itu. Malah sebelum final cut mereka sudah lihat. Mereka aku suruh ngisi survei tiga halaman tentang apa bagus dan jeleknya film ini, bagian mana yang membosankan. Opini-opini keluarga dan teman-teman aku kumpulkan, dari situ filmnya aku revisi based on their note," ujarnya.

Ketika akhirnya film itu tayang di AS, perempuan asal Jawa Timur tersebut merasa puas dan bahagia melihat antusias penonton.

"Di setiap meet and greet penuh itu rasanya seneng dan puas banget karena it makes all the failure and rejection worthed. Jadi aku senang banget karena bisa diterima di masyarakat sana dan ternyata banyak banget fans orang Meksiko. Itu very unexpected, surprise juga. Mungkin karena topiknya imigran dan banyak imigran Meksiko di Amerika," kata Livi.

Brush with Danger berkisah tentang kakak beradik, Alice Qiang (Livi Zheng) dan Ken Qiang (Ken Zheng), yang mengadu nasib ke AS sebagai imigran gelap dengan menumpang kapal kargo.

Namun, kehidupan di sana tak mudah. Alice dan Ken terlunta-lunta di jalanan hingga akhirnya seorang pemilik galeri seni mengubah nasib mereka. Sekaligus membawa keduanya ke dalam dunia kriminal.

Film tersebut telah tayang di AS pada September 2014 lalu dan segera diputar di bioskop-bioskop Indonesia mulai 26 November 2015.

Sebelumnya, film itu sempat masuk seleksi Oscar 2015 untuk dinominasikan dalam kategori Best Picture, tetapi gagal mencapai nominasi.

Kompas Video Wawancara dengan Livi Zheng - part 2

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Coming Home with Leila Chudori-Petty F Fatimah: Membaca Arundhati, Memahami Anjum

Budaya
Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Choky Sitohang soal Teori Konspirasi Covid-19: Jangan Ajak Orang Lain Ikut Bingung

Seleb
Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Coming Home with Leila Chudori: Kesehatan Mental Seniman di Mata Nova Riyanti Yusuf

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Coming Home with Leila Chudori: Dari Generasi Ketiga, Setelah Amy Tan dan Ha Jin

Musik
Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

Fans Parasite, Ini Karya Lain Bong Joon-ho yang Tak Boleh Terlewatkan

BrandzView
Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Profil Han Suk Kyu, Pemeran Teacher Kim di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Profil Lee Sung Kyung, Pemeran Cha Eun Jae di Drama Dr Romantic 2

Seleb
Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Profil Erwin Gutawa, Komponis Ternama Mantan Artis Cilik

Seleb
komentar di artikel lainnya
Close Ads X