LSF: "Deadpool" Hanya untuk Penonton Dewasa

Kompas.com - 13/02/2016, 11:38 WIB
Ryan Reynolds (Deadpool) dan Stefan Kapicic (Colossus) beraksi dalam Deadpool. Marvel StudiosRyan Reynolds (Deadpool) dan Stefan Kapicic (Colossus) beraksi dalam Deadpool.
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com -- Juru Bicara Lembaga Sensor Film (LSF) Rommy Fibri menegaskan bahwa rating atau klasifikasi umur penonton film Deadpool adalah untuk dewasa (D) atau 17 tahun ke atas.

"Jadi di Indonesia, Deadpool itu masuk rating dewasa, bukan untuk anak-anak," ujarnya dalam wawancara per telepon dengan Kompas Entertainment, Jumat (12/2/2016) malam.

Meski sang antihero merupakan karakter komik Marvel, film yang dibintangi Ryan Reynolds ini berbeda dari film pahlawan super lainnya.

Deadpool, lanjut Rommy, mengandung banyak unsur kekerasan tingkat tinggi atau dengan kata lain sadistik. Terlebih lagi, sebagian besar dialog yang digunakan dalam film tersebut termasuk kasar dan tak layak dikonsumsi oleh anak.

"Maka itu, LSF memutuskan bahwa klasifikasi film Deadpool ini masuk dewasa dan juga dalam sensornya LSF memberikan banyak catatan untuk adegan yang dipotong. Bahkan untuk dewasa pun, itu di-cut," jelas Rommy.

Karena itu, Rommy menegaskan kembali bahwa masyarakat, khususnya orangtua, sebaiknya tak mengajak anak-anak mereka yang di bawah usia 17 tahun menonton film Deadpool.

"Ada yang pikir, 'Enggak apa-apa selama didampingi'. Oh bukan, bukan soal didampingi. Misalnya kalau nonton Deadpool, mau didampingi seperti apa juga susah karena bahasanya yang slang hingga adegan sadistik," ucapnya. 

Film Deadpool yang diadaptasi dari karakter komik Marvel berkisah tentang seorang mantan pasukan khusus atau tentara bayaran bernama Wade Wilson yang sekarat karena kanker.

Ia memutuskan menyerahkan dirinya pada percobaan perubahan genetik dengan menggunakan senjata X. Percobaan itulah yang kemudian mengubahnya menjadi seorang antihero.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.