Tegaskan Identitas Saipul Jamil, Polisi Tanyai Korban Berkali-kali

Kompas.com - 24/02/2016, 12:02 WIB
Tersangka kasus pencabulan Saipul Jamil hendak menjalankan salat Jumat di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (19/2/2016). Seusai salat Jumat Saipul Jamil dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN). TRIBUNNEWS.com/JEPRIMATersangka kasus pencabulan Saipul Jamil hendak menjalankan salat Jumat di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (19/2/2016). Seusai salat Jumat Saipul Jamil dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN).
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polsek Kelapa Gading bersikap hati-hati ketika menerima laporan dari DS soal pencabulan yang dilakukan Saipul Jamil.

Hal itu dikatakan Kapolsek Kelapa Gading Kompol Ari Cahya Nugraha pada acara Indonesia Lawyers Club di TV One, Selasa (23/2/2016) malam.

Menurut Ari, penyidik berkali-kali menanyai DS soal identitas orang yang dilaporkan.

"Diulang sampai lebih dari tiga kali, siapa, siapa, siapa," kata Ari.

Ari menjelaskan penegasan seperti itu perlu dilakukan.

"Karena kami ingin meyakinkan betul bahwa yang disampaikan korban bukan rekayasa seperti yang pernah terjadi sebelum-sebelumnya," lanjut Ari.

Ari mengatakan, kepolisian menyadari bahwa dalam beberapa peristiwa ada orang yang melaporkan public figure dengan tujuan mencari popularitas.

"Sampai akhirnya Kanit melaporkan kepada saya dan kami bersama-sama menginterogasi anak tersebut," papar Ari.

Sampai akhirnya korban menyakinkan penyidik tentang laporannya itu

"Pak, kalau tidak terjadi betulan saya enggak mungkin lari ke sini tidak akan ke sini. Dan saya tidak didampingi keluarga saya," ujar Ari menirukan perkataan korban.

Setelah berdiskusi, kepolisian memutuskan untuk membawa DS ke rumah Saipul Jamil di Jalan Gading Indah Utara, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

"Sebelum berita ini melebar ke mana-mana dan tidak menjadi fitnah mengingat orang yang akan kami datangi adalah seorang public figure yang saat ini seperti kita ketahui bersama sedang naik daun," papar Ari.

Karena itu polisi mendatangi rumah Saipul dengan membawa korban.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.