Aming Tak Percaya Rachel Maryam Salah Gunakan Jabatan

Kompas.com - 06/04/2016, 09:06 WIB
Aming saat pemutaran perdana film Gila Jiwa di XXI Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG PANGERANGAming saat pemutaran perdana film Gila Jiwa di XXI Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016) malam.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Aming tak percaya sahabatnya, Rachel Maryam, dianggap telah menyalahgunakan jabatannya sebagai anggota DPR untuk berlibur ke Paris.

Rachel diketahui mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar Indonesia di Perancis agar menyediakan transportasi untuknya dan keluarga saat berada di Paris pada 20-24 Maret 2016.

"Hah? Baru denger, kayaknya enggak deh," tuturnya di sela pemutaran perdana film Gila Jiwa di XXI Epicentrum Walk, Jakarta Selatan, Selasa (5/4/2016) malam.

Ia mengatakan, sempat mendengar ada pejabat negara yang meminta pelayanan dan fasilitas kepada Kedubes RI di suatu negara untuk keluarganya.

Namun, Aming tak yakin Rachel juga melakukan hal serupa. Lagipula yang ia ketahui hanya sahabatnya itu beberapa waktu lalu mengajaknya liburan ke Jerman bertemu sanak saudara di sana, bukan ke Paris.

"Yang saya tau bukan Rachel. Bukan Rachel. Setahu saya Rachel jalan-jalan itu buat ketemu keluarga," ucapnya.

"Enggak (ada perubahan pada Rachel). Biasa aja, ngerjain sesuai jalurnya. Banyak orang yang bilang berubah. Kalau dari saya mah biasa-biasa aja, kalau buat saya dia bukan sahabat aja, udah kayak saudara sendiri, keluarga sendiri. Kalau ada apa-apa juga pasti cerita," imbuh Aming.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diberitakan sebelumnya, Rachel Maryam mengaku telah mengirimkan surat kepada Kedutaan Besar Indonesia di Perancis perihal permintaan transportasi.

[Baca: Ini Penjelasan Rachel Maryam soal Permintaan Fasilitas di Paris kepada KBRI]

Namun, Rachel mengaku membayar sendiri jasa transportasi yang disediakan KBRI Perancis tersebut. Dia menilai, apa yang dilakukannya tidak melanggar aturan apa pun.

"Ya enggaklah, melanggar yang mana? Kan boleh dong sebagai warga negara Indonesia saya minta bantuan KBRI," kata politisi partai Gerindra itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X