Krisdayanti Komentari Penampilan Aurel Hermansyah

Kompas.com - 19/04/2016, 20:30 WIB
Krisdayanti di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGKrisdayanti di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Vokalis Krisdayanti (41) alias KD tak sependapat dengan netizen yang menganggap penampilan putri sulungnya, Aurel Hermansyah, tak sesuai dengan umurnya yang masih 17 tahun.

"Sebetulnya sesuai ya sama usianya," ucapnya saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2016).

Istri pengusaha Raul Lemos ini berpendapat, ketika seorang anak telah berusia 17 tahun, ia tidak hanya berhak mendapatkan surat izin mengemudi (SIM), tetapi juga sudah berhak menentukan hidupnya.

Ia memberi contoh, remaja 17 tahun bisa memilih perguruan tinggi yang ia inginkan hingga gaya berpakaian ataupun dandanan.

"Untuk dandan, anak-anak zaman sekarang kayaknya enggak mungkin kalau enggak dandan atau gadget karena anak sekarang kan multitasking. Jadi, memang harus bisa ngobrol ke dia untuk jadi teman curhatnya," tuturnya.

Kendati memahami dunia remaja, apalagi perempuan, KD yakin, putrinya yang tengah beranjak dewasa bisa bertanggung jawab dalam pergaulannya.

"Saya percaya anak-anak saya punya tanggung jawab, punya rasa hormat kepada agama dan orangtuanya. Jadi, untuk macem-macem di luar itu kayaknya enggak, ya," ucap KD.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X