"AADC? 2" Akan Berhadapan dengan "Captain America", Ini Tanggapan Mira Lesmana

Kompas.com - 23/04/2016, 12:08 WIB
Mira Lesmana usai konferensi pers film AADC? 2 di Greenhost Boutique Hotel, Yogyakarta, Jumat (22/4/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGMira Lesmana usai konferensi pers film AADC? 2 di Greenhost Boutique Hotel, Yogyakarta, Jumat (22/4/2016).
|
EditorIrfan Maullana

YOGYAKARTA, KOMPAS.com -- Film Ada Apa dengan Cinta? 2 (AADC? 2) akan tayang serentak di bioskiop-bioskop Tanah Air pada 28 April 2016 mendatang atau bertepatan dengan tanggal rilis film Captain America: Civil War.

Produser Mira Lesmana tetap optimistis menatap persaingan antara AADC? 2 yang diproduksinya dengan film garapan Hollywood tersebut.

"Saya pikir-pikir yah setiap minggu juga ada film Amerika, jadi kalau mau cari yang tidak ada film Amerika juga susah. Enggak apa-apa deh kita punya Kapten Rangga. Ha-ha-ha. Harus saya selalu optimis," ujarnya usai konferensi pers AADC? 2 di Greenhost Boutique Hotel, Yogyakarta, Jumat (22/4/2016) sore.

Lagipula menurut dia, kedua film itu memiliki genre berbeda dan tak bisa diperbandingkan. AADC? 2 merupakan film drama percintaan, sementara Captain America: Civil War bergenre aksi pahlawan super.

Masing-masing, lanjut Mira, pasti memiliki peminatnya.

"Film Captain America dibuat dengan jutaan dollar AS. Sementara AADC? 2 ini enggak sampai lah. Jauh sekali. Tapi kami punya kelebihan. Kami film Indonesia, kami berbahasa Indonesia, kita menceritakan tentang lingkungan kita. Kita lebih dekat harusnya," ucapnya.

Mira menambahkan, belakangan pihaknya baru mengetahui tanggal rilis AADC? 2 sama dengan Captain America dan tak ada kesengajaan untuk berhadapan dengan film produksi Marvel itu.

Alasan mereka memundurkan waktu rilis dari awalnya Februari menjadi April karena ingin memiliki banyak waktu untuk shooting hingga proses editing.

"Ketika kami lihat siapnya itu kurang lebih di awal April, ya yang terbaik tanggal itu. Kemudian kami diberi tahu bahwa ada Captain America," tuturnya.

"Kami memang berhadapan Captain America. Mudah-mudahan orang lebih suka Rangga daripada Captain America. Mudah-mudahan masyarakat Indonesia merespons dengan baik AADC? 2 ini. Kita sedang butuh cinta kan? He-he-he," tambahnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X