Empat Tragedi yang Menimpa Para Personel "Idol Group"

Kompas.com - 23/05/2016, 13:24 WIB
Mayu Tomita, bintang pop Jepang JIJI PRESS/AFPMayu Tomita, bintang pop Jepang
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Cantik, manis, dan selalu ceria dalam penampilan ternyata tak identik dengan keberuntungan bagi para member atau personel idol group. Dalam beberapa tahun terakhir, setidaknya ada empat tragedi mengerikan yang menimpa mereka.

1. Tang Anqi "SNH48" tak sengaja bakar diri
Tang Anqi naas. Member SNH48 itu tak sengaja bakar diri, setelah sebelumnya berselisih dengan seorang teman.

Diberitakan oleh DailyMail, tragedi itu terjadi di Shanghai Boashan Wanda Cafe pada 1 Maret 2016. Cewek berusia 23 tahun ini datang bersama seorang teman pada pukul 19.00 dan memesan makanan. Ia duduk di meja yang ada di lantai dua.

Tang terlihat dalam kondisi bad mood dan tidak ramah kepada pelayan. Kira-kira pukul 20.00 ia terlalap api dan berlari berusaha mencari pertolongan. Sebelum peristiwa itu terjadi, ia terlibat perang mulut dengan temannya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Tang berada di pojok. CCTV tak menjangkau area tersebut, sehingga susah mengetahui penyebab kejadian naas itu. Kabarnya, api menjalar melalui stoking yang terbakar. Api datang dari korek api miliknya sendiri.

Menurut rumah sakit yang merawat Tang, kondisinya kritis. Kira-kira 80% tubuhnya terbakar.

SNH48 merupakan sister group kedua dari AKB48 di luar Jepang, termasuk JKT48 di Jakarta. SNH48 berbasis di Shanghai, Tiongkok.   

2. Tragedi berdarah dua member AKB48
Pada 2014, ada tragedi yang tak bakal dilupakan oleh para member dan penggemar AKB48. Handshake event AKB48 yang digelar di Iwate, Jepang, pada Minggu (25/5/2014) berujung tragis.

Seorang pria tiba-tiba menyerang beberapa member dan staf, menyebabkan dua member dan satu staf terluka.

Tomonobu Togasaki, kepala dari AKB48 Customer Center, membeberkan kronologi insiden tersebut lewat akun Google plus miliknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X