SM Entertainment Akan Bangun Sekolah K-pop Internasional

Kompas.com - 27/05/2016, 19:01 WIB
Aksi para personel boyband asal Korea Selatan, Super Junior dalam konser Super Show 5 di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (1/6/2013). Konser ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu Sabtu dan Minggu sekaligus untuk merayakan ulang tahun Elf (penggemar Super Junior) Indonesia. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES RODERICK ADRIAN MOZESAksi para personel boyband asal Korea Selatan, Super Junior dalam konser Super Show 5 di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (1/6/2013). Konser ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu Sabtu dan Minggu sekaligus untuk merayakan ulang tahun Elf (penggemar Super Junior) Indonesia. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
EditorIrfan Maullana

SEOUL, KOMPAS.com - SM Entertainment, salah satu agensi bakat terbesar di Korea Selatan, dan sebuah institusi swasta, akan mendirikan sekolah internasional alternatif untuk remaja yang bercita-cita jadi bintang K-pop.

Pihak SM menandatangani nota kesepahaman dengan Haneul Education Co untuk membuka "K-pop International School" --nama masih tentatif--, yang kemungkinan akan dibangun di distrik Gangnam, Seoul, tahun depan.  

Mereka yang ingin jadi bintang K-pop, baik itu warga Korea Selatan maupun warga negara asing yang terpilih, akan mendapat mata pelajaran yang biasa diberikan di SMP dan SMA Korsel, yakni bahasa Korea, bahasa Inggris, matematika, juga praktik musik dan tari di sekolah.

Sekitar 70 persen penerimaan murid baru akan diisi oleh warga China dan negara lain, sisanya diisi murid lokal yang ingin jadi bintang pop.

"Meski awalnya beroperasi sebagai sekolah alternatif yang belum diakui, sekolah itu akan berupaya mendapatkan status sekolah internasional yang diakui," kata SM, Jumat (27/5/2016).

Mereka juga mengungkapkan rencana membangun kampus lokal di China setelah mendapatkan status tersebut sehingga sekolah itu bisa jadi basis ekspor untuk produk budaya populer Korea.

"Banyak remaja yang ingin jadi selebriti terpaksa berhenti sekolah, dan minat belajar di Korea sembari bekerja sebagai selebriti telah meningkat drastis," kata perwakilan Haneul Education seperti dilansir dari Yonhap.

"Kami berharap sekolah internasional K-pop akan jadi landasan untuk mempromosikan edukasi di kalangan mereka yang ingin jadi bintang serta membantu menyebarkan Korean Wave," lanjutnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X