Ahmad Dhani dan Kapolda Metro Jaya Pun Berpelukan

Kompas.com - 06/06/2016, 14:12 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Musisi Ahmad Dhani dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto tampak berpelukan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/6/2016).

Hal itu terjadi setelah keduanya mendapatkan kesepemahaman terkait pemberitaan yang menyebutkan, Kapolda akan menindak Dhani atas aksi unjuk rasa "Panggung Rakyat Tangkap Ahok" di gedung lama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (2/6/2016) lalu.

Dhani mengatakan, telah terjadi salah tafsir dari media yang memberitakan bahwa Kapolda Metro Jaya akan memidanakan Dhani.

"Jadi sudah terjadi distorsi berita. Pak Kapolda membicarakan yang bersangkutan itu siapa? Tapi di dalam YouTube itu adalah Ahmad Dhani," kata dia di Polda Metro Jaya, Senin.

Menurut dia, ucapan Moechgiyarto itu bukan ditujukan kepadanya, melainkan untuk penanggung jawab dari aksi demo.

Dalam aksi demo itu, polisi mengamankan delapan kru dan tiga mobil yang disita, yakni mobil boks yang berisi perlengkapan sound system, mobil genset, dan truk trailer.

 

"Banyak online bodong, berita bodong, yang bikin TV berita di YouTube bahwa telah terjadi pemelintiran, jadi apa yang dimaksud Pak Kapolda itu bukan Ahmad Dhani. Sebutan itu adalah untuk penanggung jawab demo," sambungnya.

Sementara itu, Moechgiyarto mengatakan bahwa tiga hari sebelum berunjuk rasa itu arus sudah ada pemberitahuan kepada kepolisian. Sehingga, polisi akan bisa meneliti lebih dalam apa maksud dari unjuk rasa tersebut.

"Di situ kami akan melakukan penelitian terkait aksi unjuk rasa itu. Nah, itu di situ disampaikan bahwa penanggung jawabnya bukan Mas Dhani, di situ saya sampaikan bahwa jika sudah diingatkan tidak melaksanakan, ngotot, bisa dipidana," ucapnya.

"Jadi dipelintirlah oleh media bahwa Kapolda ingin mempidanakan Mas Dhani. Saya enggak pernah ngomong itu," sambung dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.