Yuki Kato Ceritakan Pengalaman Berpuasa di Jepang

Kompas.com - 15/06/2016, 10:04 WIB
Artis peran Yuki Kato menghadiri syukuran film Cahaya Cinta Pesantren di restauran Raja Rasa, Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANArtis peran Yuki Kato menghadiri syukuran film Cahaya Cinta Pesantren di restauran Raja Rasa, Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (25/1/2016).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Bintang sinetron Yuki Kato mengaku berat saat harus menjalankan ibadah puasa di Jepang. Yuki mengalami hal itu ketika masih duduk di kelas 5 SD.

"Jadi waktu liburan sekolah di sini 2 minggu, pas hari libur berangkat ke Jepang. Dapat puasa seminggu dan shalat Id di Jepang," kata Yuki saat ditemui di kawasan Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (14/6/2016).

Menurut Yuki, berpuasa di Jepang terasa lebih berat karena sebagian besar penduduk Jepang bukan Muslim. Ditambah lagi dengan kondisi alam yang berbeda dengan Indonesia.

"Kelembaban kurang daripada di Jakarta. Tambah angin, makin berasa apalagi kalau summer, lebih panjang waktu puasnya," paparnya.

Pembawa acara bernama panjang Yuki Anggaini Kato juga dibuat pusing saat mencari tempat ibadah serta makanan halal.

"Pas di Jepang tempat ibadahnya susah waktu itu kalau sekarang gampang. Untuk shalat dzuhur susah, kalau buka puasa gampang. Tapi Kita enggak bisa makan semua karena banyak yang mengandung babi," lanjut perempuan kelahiran Malang, 2 April 1995 itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.