Rossa Merasa Ribet dengan Kebijakan Pelat Nomor Ganjil-genap

Kompas.com - 29/06/2016, 19:56 WIB
Rossa menghadiri acara peluncuran trailer film ILY From 38.000 FT, di Hard Rock Cafe Jakarta, SCBD, Kamis (9/6/2016). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANRossa menghadiri acara peluncuran trailer film ILY From 38.000 FT, di Hard Rock Cafe Jakarta, SCBD, Kamis (9/6/2016).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberlakukan kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem pelat ganjil genap.

Rencananya, kebijakan tersebut akan berlaku mulai 26 Agustus 2016 dengan pelaksanaan uji coba pada 27 Juli 2016.

Menanggapi hal tersebut, penyanyi Rossa (37) berpendapat bahwa kebijakan tersebut agak aneh. Apalagi, semua kendaraan yang dimilikinya mempunyai pelat nomor genap.

"Pelat mobil saya kayaknya genap semua. Tadi baru aja kami bahas di rumah, 'Kita naik apa dong? Masa mau beli mobil lagi?' Kan aneh, ya. Masa ganti pelat? Juga aneh. Jadi, mudah-mudahan aja cepat diganti," kata Rossa di Plaza Senayan, Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Selasa (28/6/2016) malam.

"Mau gimana lagi? Enggak tahu juga sih," sambung mantan istri penabuh drum band PADI, Surendro Prasetyo atau Yoyo tersebut.

Rossa menilai kebijakan kurang efektif. Sebab petugas akan memantau satu per satu setiap pelat nomor kendaraan yang melintas di jalan raya.

"Ribet, ribet banget. Polisi masa harus ngelihatin pelat nomor satu-satu? Kan aneh, ya," ucap Rossa.

Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah menjelaskan alasan pemilihan tanggal 27 Juli.

Tahap uji coba penerapan ganjil genap akan berlangsung selama sekitar satu bulan. Setelah itu akan dilanjutkan ke tahap pemberlakuan secara permanen pada Agustus.

Secara teknis, pembatasan kendaraan dengan sistem pelat ganjil-genap akan dilakukan dengan hanya memperbolehkan kendaraan dengan pelat genap melintas pada tanggal genap.

Sebaliknya, kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil. Penerapannya akan diberlakukan di empat ruas jalan, yakni Jalan MH Thamrin, Sudirman, Gatot Subroto, dan Rasuna Said. Kebijakan ini akan berlaku pada pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X