Sandra Dewi Ingin Seperti Pengantin Zaman Dulu

Kompas.com - 06/09/2016, 10:58 WIB
Sandra Dewi bertemu dengan para wartawan usai menjadi bintang tamu dalam sebuah acara bincang-bincang di layar kaca, di Studio Trans TV, Jakara, pada Senin (5/9/2016). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGSandra Dewi bertemu dengan para wartawan usai menjadi bintang tamu dalam sebuah acara bincang-bincang di layar kaca, di Studio Trans TV, Jakara, pada Senin (5/9/2016).
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Artis peran Sandra Dewi (33) mengatakan bahwa dalam pernikahannya nanti ia akan mengenakan gaun klasik serba putih seperti pengantin zaman dulu.

Ia pun memilih pemberkatan pernikahannya dilangsungkan di Gereja Katedral Jakarta, pada November 2016.

Gereja berarsitektur neo-gotik itu akan menambah kesan klasik.

"Di gereja penginnya yang klasik-klasik aja," tutur Sandra usai menjadi bintang tamu sebuah acara bincang-bincang di layar kaca, di Studio Trans TV, Jakarta, Senin (5/9/2016).

"Aku pengin nikah itu klasik banget. Serba putih. Enggak ada tema apa-apa. Putih, bersih, klasik. Kayak pengantin-pengantin zaman dulu," tuturnya lagi.

Barulah untuk resepsinya, ia dan calon suami mengambil tema Cinderella sesuai tempat yang mereka pilih, yaitu Tokyo Disneyland, Jepang.

Resepsi itu akan dilangsungkan untuk kalangan pribadi. Sandra akan mengirim 150 undangan saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nikahnya di sini sama di Jepang, karena kan aku suka Disneyland. Di sana castle-nya Cinderella," ucapnya.

Soal persiapan pernikahannya, ia mengatakan hingga kini sudah mencapai kira-kira 60 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X