Polisi: Ada Titik Terang dalam Kasus Senjata Api Gatot Brajamusti - Kompas.com

Polisi: Ada Titik Terang dalam Kasus Senjata Api Gatot Brajamusti

Kompas.com - 19/09/2016, 19:20 WIB
KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNG Tersangka Gatot Brajamusti (tangan diborgol) tiba di kediamannya di kawasan Niaga Hijau, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/9/2016) kira-kira pukul 16.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Resmob Polda Metro Jaya sudah menemukan titik terang dalam kasus kepemilikan senjata api ilegal dengan tersangka Gatot Brajamusti.

Hal itu dikatakan Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Budi Hermanto, Senin (19/9/2016).

"Kami sudah mempunyai titik terang. Besok tim akan berangkat ke Mataram untuk memeriksa lnjutan tersangka GB dan istri," ujar Budi di Polda Metro Jaya.

Penyidik juga tengah melakukan penyidikan lanjutan demi mendapatkan bukti dan kemungkinan adanya tersangka baru.

"Mungkin akan bisa ada tersangka lanjutan, tapi masih kami dalami untuk proses penyidikan ini," paparnya.

Untuk itu penyidik merasa perlu melakukan koordinasi dengan negara pembuat senjata api tersebut.

"Panjang. Kami akan melanjutkan silsilah senjata api tersebut, karena Glock itu produksi Austria, sementara Walter PPK produksi Amerika, makanya kami perlu koordinasi dengan negara pembuat senjata api ini," jelas Budi.

"Istilahnya pabrik keluarkan senjata ada nomor registernya, kita akan tahu siapa pembeli di sana, didistribusikan di mana, walaupun masuk Indonesia tidak terdaftar," imbuhnya.

Sebagai informasi, kedua senjata api tersebut ditemukan di rumah Gatot Brajamusti di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Dalam pemeriksaan, Gatot mengatakan senjata itu merupakan properti film Azrax (2013), keluaran Brajamusti Film.

Berdasarkan pengakuan Gatot, penyidik telah memeriksa orang-orang yang terlibat dalam film tersebut. Di antaranya adalah sutradara Dedi Setiadi, artis peran Elma Theana dan penyanyi Reza Artamevia.

Pada Senin siang tadi, giliran Nadine Chandrawinata, pemeran Tiara dalam Azrax, memenuhi panggilan polisi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKistyarini
Komentar
Close Ads X