Dwiki Dharmawan Siapkan Formula Baru AMI Awards 2016

Kompas.com - 20/09/2016, 12:08 WIB
Dwiki Dharmawan nonton konser Joey Alexander di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016) malam. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGDwiki Dharmawan nonton konser Joey Alexander di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2016) malam.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards, musisi Dwiki Dharmawan bertekad untuk membuat pembaruan di tubuh ajang penghargaan bagi insan musik Tanah Air itu.

Salah satu yang sudah berjalan adalah pendaftaran AMI bagi para pelaku industri musik secara online atau digital entry.

"Saya coba langsung praktikkan, pada waktu itu belum ada sistem input digital. Alhamdulillah, bertambah banyak yang mendaftar dengan adanya fasilitas register digital entry," kata Dwiki dalam wawancara di Kafe Rolling Stones, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2016).

Selain dalam hal teknis, mantan personel grup musik legendaris Krakatau ini juga tengah merancang program "Road to AMI Awards 2017".

Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian masyarakat bahwa AMI Awards juga menjadi bagian dari masyarakat daerah.

Dwiki juga berencana membuat tanggal pasti pelaksanaan AMI Awards setiap tahunnya, agar para musisi meluangkan waktu luang dari jauh-jauh hari sehingga bisa hadir saat malam puncak AMI Awards.

"Mengenai sense of belonging, nanti setelah yang teknis itu pelan-pelan nanti kami komunikasikan dengan stakeholder. Mungkin nanti dengan teman-teman artis juga akan seperti itu, kami rangkul, coba bangun komunikasi agar mereka juga memiliki rasa memiliki AMI Awards," papar Dwiki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Musisi jazz kelahiran Bandung, 19 Agustus 1966 ini juga bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Kementerian Parisiwisata (Kemenpar) untuk menggelar acara Road to AMI Awards 2017 di sejumlah daerah, khususnya yang memiliki potensi wisata.

"Ternyata industri musik daerah itu punya eksistensi yang kuat. Kami sudah memplaning dengan Bekraf bahwa AMI tidak akan hadir dalam setahun sekali. Kami akan membuat Road to AMI 2017 mungkin mulai Januari ke daerah-daerah," ujar Dwiki.

"Ini juga sinkron dengan Pesona Indonesia dari Kemenpar. Misalnya 10 destinasi wisata unggulan, jadi nanti diselenggarakan di sana supaya orang daerah itu tidak merasa bahwa AMI hanya punya orang pusat, orang Jakarta saja," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.