Jackie Chan Mendapat Piala Oscar Kehormatan

Kompas.com - 14/11/2016, 10:25 WIB
Aktor Jackie Chan berfoto bersama Piala Oscar kehormatan yang diterimanya pada acara Governors Awards di Dolby Ballroom, Los Angeles, California, Sabtu (12/11/2016). Photo by Chris Pizzello /Invision/APAktor Jackie Chan berfoto bersama Piala Oscar kehormatan yang diterimanya pada acara Governors Awards di Dolby Ballroom, Los Angeles, California, Sabtu (12/11/2016).
EditorKistyarini

KOMPAS.com - Setelah lebih dari lima dekade berkecimpung di dunia film, aktor Jackie Chan akhirnya menerima Piala Oscar.

Penghargaan kehormatan itu diberikan kepada Chan pada acara tahunan Governors Award di Dolby Ballroom, Los Angeles, Sabtu (12/11/2016).

Piala Oscar kehormatan itu diserahkan oleh aktor Tom Hanks, Michelle Yeoh, dan Chris Tucker.

"Setelah 56 tahun berkecimpung di industri film, dan membuat lebih dari 200 film, setelah banyak tulang (patah), akhirnya ini menjadi milikku," kata aktor asal China itu di panggung Governors Awards.

Sambil memegang Piala Oscarnya, ia menceritakan perbincangannya dengan orangtuanya ketika sedang menonton perhelatan Academy Awards.

"Ayahku selalu bilang, 'Nak kamu sudah mendapat banyak penghargaan film, kapan kamu mendapatkan itu (Oscar?' Aku pandangi Ayah dan bilang 'hahaha.. Ayah, aku hanya membintangi film komedi laga," tutur Chan.

Setelah memuji kampung halamannya, Hongkong, Chan mengucapkan terima kasih kepada para penggemarnya.

"Kalian adalah alasanku untuk terus bermain film, melompati jendela, menendang dan meninju, membuat tulangku patah," kata aktor berusia 62 tahun itu.

Sebelum memanggil Chan ke panggung untuk menerima penghargaan itu, Tom Hanks melontarkan pujiannya kepada Chan.

Kata Hanks, Chan telah menyumbangkan 'chan' dalam kata 'chan-tastic', pelesetan dari kata 'fantasic'.

Piala Oscar kehormatan itu, lanjut Hanks, merupakan pengakuan bagi karya Chan karena film-film bergenre laga dan komedi laga yang biasa dibintanginya jarang dilirik pada ajang-ajang penghargaan.

Hanks juga membandingkan Jackie Chan dengan legenda Hollywood lainnya, John Wayne dan Buster Keaton.

"Jackie melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh legenda-legenda film itu. Yakni memasukkan bloopers pada akhir film," ujar Hanks.

Bagian akhir film-film Chan memang ditunggu karena selalu menampilkan adegan-adegan salah yang menimbulkan tawa.



Sumber People
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X