Pria asal Indonesia Ini Lamar Kekasihnya di Panggung Konser Coldplay

Kompas.com - 10/12/2016, 19:09 WIB
|
EditorIrfan Maullana


MELBOURNE, KOMPAS.com - Seorang pria dari Indonesia, Leonardo Tano (31), mendapat kesempatan untuk melamar kekasihnya, Felicia Lie (26), di atas panggung konser grup band Coldplay yang digelar di Etihad Stadium, Melbourne, Australia, Jumat (9/12/2016) waktu setempat.

Vokalis Coldplay, Chris Martin, menghentikan aksi panggungnya sementara setelah menyanyikan "A Sky Full of Stars" agar Leonardo dapat mengutarakan isi hatinya.

Di momen emosional inilah Leonardo mengucapkan keinginannya dengan suara yang bergetar.

"Setelah tiga tahun, terima kasih untuk cintamu," ucap pria yang tak kuasa menahan air matanya itu.

"Terima kasih telah memberiku kesempatan."

"Di tengah-tengah konser Coldplay, sahabat baruku Chris, dan semua orang di Melbourne, aku hanya ingin mengatakan aku mencintaimu, aku sayang kamu."

"Setelah itu semua ku ucapkan, maukah kau menikah denganku?" tutur Leonardo sambil duduk bersimpuh dan memegang cicin pertunangan di hadapan kekasihnya.

Sang bintang, Chris, sempat menyelipkan bumbu canda sebelum Leonardo melamar Felicia. Ketika itu ada seorang wanita lain di atas panggung.

"Kamu kekasihnya? Bukan? Jadi untuk apa kau ada di sini? Sana kembali. Tapi ngomong-ngomong terima kasih ya," kata Chris disambut tawa penonton konser Coldplay.

Dalam wawancara eksklusif dengan Daily Mail Australia beberapa jam setelah kekasihnya melamarnya sambil bersimpuh di hadapan 50.000 penonton, Felicia mengaku masih terkejut dan tak percaya.

"Saya terkejut. Aku rasa ini perpaduan antara rasa tidak percaya dan bahagia," ucapnya.

Felicia mengaku menyukai Coldplay sejak ia masih remaja. Ia mendeskripsikan Chris Martin sebagai pahalawannya.

"Sungguh luar biasa bagiku untuk berbagi panggung dengannya, juga luar biasa setelah ia memberi kesempatan kepada kami," ujarnya.

"Dia meminta agar kami mengundangnya ke pernikahan kami meski saya tahu dia memiliki jadwal yang padat," sambung Felicia.

Pasangan dari Indonesia ini menempuh perjalanan selama tujuh jam untuk menyaksikan konser dan permainan musik band kesayangannya.

Pasangan ini mulai saling mengenal pada 2008 lalu ketika saling jumpa di Amerika. Namun, mereka membutuhkan waktu untuk saling menyukai satu sama lain.

"Kami percaya kami memiliki ketertarikan yang sama dan khidupan kami saling mengisi satu sama lain," tuntas Lie, demikian Daily Mail Australia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.