Jodhi Yudono Tebar Cinta lewat Nyanyian Puisi

Kompas.com - 14/12/2016, 11:03 WIB
Penulis Susi Ivvaty
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS - Musikalisasi puisi atau puisi yang ditembangkan selalu terdengar khas. Penikmatnya boleh memilih, ingin memusatkan perhatian pada keindahan puisinya atau badanya. 

Hal yang pasti, pencipta lagu Jodhi Yudono membuat puisi terdengar makin hidup dengan melagukannya.

Lalu mengalunkan lagu syahdu dari puisi karya penyair tahun 45, Chairil Anwar, yang berjudul Doa.

"Tuhanku//Dalam termangu//Aku masih menyebut namaMu//Biar susah sungguh mengingat Kau penuh seluruh//cayaMu panas suci tinggal kerlip lilin di kelam sunyi.....".

Puisi Chairil yang membikin merinding itu dirangkai dalam nada-nada ciptaan Jodhi.  Jodhi sendiri menyebut puisi yang dilagukan itu sebagai nyanyian puisi.

Jodhi tampil bersama pianis dan komponis kawakan Marusya Nainggolan dalam pentas Betapa Cinta di Galeri Indonesia Kaya Jakarta, Minggu (11/12).

Jodhi (gitar) ditemani beberapa musikus, yakni Kaunang Bungsu (perkusi), Dedi Jumwadi (cello dan biola), dan Stanislaus Patrick (gitar).

Dukungan lain datang dari Paduan Suara Purnakarya Kompas Gramedia, yang hampir semuanya telah memutih rambutnya.

"Ternyata, bagus ya mereka meski sudah tua-tua. Pengsiunan juga masih bisa bermanfaat, ternyata," kata Jodhi disambut tawa penonton.

Jodhi juga mengajak Trio Gempita Plus, paduan suara anak-anak, sebagai penyeimbang.

Halaman:


Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.