Produser "Istirahatlah Kata-kata" Punya Alasan Dahulukan Festival Internasional

Kompas.com - 17/01/2017, 15:35 WIB
Proses pembuatan film Wiji Thukul di salah satu sudut Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (6/4). Film itu dibikin sebagai upaya 'melawan lupa'. KOMPAS/EMANUEL EDI SAPUTRAProses pembuatan film Wiji Thukul di salah satu sudut Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (6/4). Film itu dibikin sebagai upaya 'melawan lupa'.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Film biografikal (biographical film) atau biopic berjudul Istirahatlah Kata-kata diputar lebih dulu dalam festival-festival film internasional daripada di gedung-gedung bioskop Tanah Air.

Yulia Evina Bhara (Evi), produser film tentang Wiji Thukul, sastrawan dan aktivis peduli hak asasi manusia yang hilang pada 1998, itu mengungkapkan alasan pihaknya mengambil langkah tersebut.

Evi mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh pihaknya itu bukan karena film tersebut sulit masuk jaringan gedung bioskop di dalam negeri.

"Sebenarnya tidak ada yang sulit. Kami memang pilih menayangkan ke berbagai festival karena mereka (penyelenggara festival) menerima," ucap Evi dalam jumpa pers film tersebut di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Senin (16/1/2017).

Evi menerangkan bahwa film itu dibuat sebagai sebuah catatan mengenai sebagian sejarah Indonesia. Butuh riset selama tiga tahun untuk meramunya.

Ia berharap film tersebut bisa merangsang para pelaku industri film untuk melahirkan film-film lain bergenre biopic.

"Film ini bukan film berbiaya besar. Kami harus mengenalkan dengan strategi-strategi. Kami memulai dari festival agar bisa berkenalan dengan masyarakat internasional juga," ucapnya lagi.

"Walau film ini berkelana ke luar negeri ke berbagai ajang festival, sejatinya film ini adalah untuk Indonesia, untuk generasi Indonesia," ujarnya.

Untuk film itu, Yosep Anggi Noen, sang sutradara, serta Evi dan tim mereka melibatkan lebih banyak pemain teater daripada artis.

Film tersebut dimainkan oleh Marissa Anita, Eduwart Boang, Dhafi Yunan, Joned Suryatmoko, Gunawan Maryanto, dan penyanyi Melanie Subono.

Namun, itu bukan berarti mereka meremehkan kualitas akting artis.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X