SAG Awards Dipenuhi Kecaman pada Donald Trump

Kompas.com - 30/01/2017, 16:04 WIB
Para artis peran pendukung film seri komedi Orange is the New Black, (dari kiri ke kanan) Abigail Savage, James McMenamin, Emily Althaus, Alan Aisenberg, Kimiko Glenn, Samira Wiley, dan Julie Lake, berpose dengan trofi Screen Actors Guild Awards yang digelar di Los Angeles, Minggu (29/1/2017). Alberto E. Rodriguez/Getty Images/AFPPara artis peran pendukung film seri komedi Orange is the New Black, (dari kiri ke kanan) Abigail Savage, James McMenamin, Emily Althaus, Alan Aisenberg, Kimiko Glenn, Samira Wiley, dan Julie Lake, berpose dengan trofi Screen Actors Guild Awards yang digelar di Los Angeles, Minggu (29/1/2017).
EditorKistyarini

KOMPAS.com - Insan perfilman Hollywood menggunakan setiap kesempatan untuk mengecam kebijakan Presiden Donald Trump.

Berbagai kecaman dilontarkan para insan perfilman yang hadir di perhelatan Screen Actors Guild (SAG) Awards yang digelar di Los Angeles, Minggu (29/1/2017).

Berdiri di panggung SAG Awards setelah menerima trofi, para pemenang SAG bertutur tentang peristiwa yang berhubungan dengan imigran dan agama yang mereka alami.

Aktris terbaik pada kategori film seri komedi, Julia Louis-Dreyfus mengatakan ayahnya adalah seorang imigran.

"Ayah saya melarikan diri dari Perancis yang ketika itu dikuasai Nazi. Dan saya seorang seorang patriot Amerika dan mencintai negara ini," kata bintang film seri komedi Veep.

Hal itu disinggung lagi ketika para bintang Orange Is the New Black menerima penghargaan film komedi televisi terbaik.

Bintang-bintang film itu berasal dari berbagai latar belakang etnis. Ada yang keturunan Nigeria, Republik Dominika, Puerto Rico, Kolombia, hingga Irlandia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi terserah kami, dan mungkin juga Anda semua, untuk terus menyajikan cerita yang menunjukkan bahwa yang menyatukan kita lebih kuat daripada kekuatan yang hendak memecah belah kita," kata salah satu bintangnya, Taylor Schilling.

Sementara itu pemeran pendukung pria terbaik, Mahershala Ali, berbicara tentang pengalaman pribadinya.

Ia menuturkan, ibunya yang seorang pendeta tidak marah ketika ia memutuskan menjadi Muslim 17 tahun lalu.

Halaman:


Sumber People
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.