Waldjinah Ingin Ada Generasi Penerus Musik Keroncong

Kompas.com - 23/02/2017, 21:42 WIB
Duet Sundari Soekotjo dan Waldjinah dalam konser Senandung Keroncong Indonesia, Sundari Soekotjo 40 Tahun berkarya di Jakarta, Kamis (21/4). Ia juga berkolaborasi dengan beberapa musisi dari ragam genre seperti Rosa, Winky Wiryawan dan Kunto Aji. KOMPAS/LUCKY PRANSISKADuet Sundari Soekotjo dan Waldjinah dalam konser Senandung Keroncong Indonesia, Sundari Soekotjo 40 Tahun berkarya di Jakarta, Kamis (21/4). Ia juga berkolaborasi dengan beberapa musisi dari ragam genre seperti Rosa, Winky Wiryawan dan Kunto Aji.
EditorKistyarini

SOLO, KOMPAS.com - Maestro keroncong Indonesia, Waldjinah (71) berharap ada generasi penerus untuk bisa melestarikan musik keroncong asli Indonesia ke depan.

"Saya berharap generasi muda banyak bermuncul penyanyi keroncong yang dapat meneruskan yang dilakukan oleh seniornya," kata Waldjinah, di Solo, Kamis (23/2/2017).

Menurut Waldjinah, generasi penerus musik keroncong Indonesia saat ini adalah Laras dan Sruti. Sebelumnya ada Sundari Sukotjo. Waldjinah menilai suara mereka bagus.

"Saya ingin keroncong tetap dilestarikan dan digemari semua kalangan masyarakat," kata Waldjinah, yang populer dengan lagu "Jangkrik Genggong" dan "Ayo Ngguyu".

Waldjinah merupakan penyanyi keroncong yang sering minta menyanyi di Istana Negara pada zamannya.

Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto menjadi dua dari sekian banyak penggemar suara pelantun "Walang Kekek" tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Waldjinah dirawat di rumah sakit selama satu malam setelah tidak sadarkan diri akibat kadar gula darahnya turun drastis.

[Baca: Waldjinah Masuk Rumah Sakit Gara-gara Diet Ketat]

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X