Slank Tetap "Survive" di Tengah Kelesuan Industri Musik

Kompas.com - 11/03/2017, 06:00 WIB
Grup band Slank saat jumpa pers peluncuran album Palalopeyank di gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017). KOMPAS.com/DIAN REINIS KUMAMPUNGGrup band Slank saat jumpa pers peluncuran album Palalopeyank di gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Penabuh drum Bimo Setiawan Almachzumi (50) atau Bimbim mengungkapkan bahwa band Slank akan tetap berjalan sebagaimana mestinya di tengah lesunya bisnis di industri musik Tanah Air.

"Alhamdulillah kami masih jalan terus. Di tengah kelesuan masih bisa survive," ujarnya di sela acara ulang tahun vokalis Kaka di Gang Potlot, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).

Menurut Bimbim, Slank tidak mengalami dampak yang hebat dari penjualan fisik yang kian sulit dipasarkan saat ini. Sebab Slank, kata Bimbim, sudah mandiri dalam berbisnis di industri musik.

"Orang-orang berubah jadi indie, sementara kami sudah dari awal indie. kami sudah duluan dan sampai hari ini kami survive dan bisa bekerja sama dengan siapa aja yang bisa mengedarkan CD kami," kata dia.

Sebagai wujud eksistensi Slank di belantika musik Indonesia, mereka merilis album ke-22 yang diberi nama Palalopeyank pada 7 Februari 2017 lalu.

Album yang dikerjakan tanpa keterlibatan gitaris Abdee Negara itu mengisahkan tentang orang-orang yang suka menyebar berita hoax.

Kaka mengatakan, tugas pokoknya saat ini adalah bagaimana mempromosikan albumnya dengan mengadakan tur ke berbagai daerah di Indonesia.

"Intinya kami harus melakukan show. Ke kota-kota besar lah. Untuk titiknya belum ditentuin," kata Kaka.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X