Kaka "Slank": Ngeband Enaknya Pas di Usia Sekarang

Kompas.com - 11/03/2017, 07:30 WIB
Kaka KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAKaka
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Vokalis Akhadi Wira Satriaji atau Kaka " Slank" mengakui bahwa usia ke-43 adalah umur yang ia rasa asyik untuk bermusik bersama Bimbim (drum), Ridho, (gitar), Abdee (gitar), dan Ivanka (bas).

Hal itu diungkapkan Kaka ketika merayakan hari ulang tahunnya bersama rekan segrup, keluarga, dan para Slankers di Markas Slank, Gang Potlot III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (10/3/2017).

"Kalau gua sih merasa kalau sekarang lagi permainan asyik-asyiknya ngeband," ujar Kaka kepada awak media setelah bernyanyi bersama Slank dalam pertunjukan kecil di acara ulang tahunnya.

Pria kelahiran Jakarta pada 10 Maret 1074 itu mengatakan, rasa asyik itu tidak hanya ia serap sendiri. Menurut dia, empat personel Slank lainnya juga mengalami hal serupa.

"Mereka juga lagi asyik-asyiknya. Kalau gua enggak tahu kenapa ya, apa mungkin otak gua dan kuping gua jadi terdengar enak sekarang," kata dia.

"Kalau gua nilai ngeband itu paling enak pas lagi usia-usia ini dan seperti ini," lanjut dia.

Salah satu perbedaan positif yang dirasakan Kaka adalah terkait olah vokal. Ia sudah mulai bisa menentukan di mana letak karakter suaranya.

"Suara sekarang berubah sih. Jadi gua tahu bisanya segini, gua enggak bisa segitu. Kalau dulu gua bantai habis, terus akhirnya enggak tahu porsi," ujar dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X