Malaysia Sensor Adegan Gay dalam "Beauty and the Beast"

Kompas.com - 14/03/2017, 17:21 WIB
EditorIrfan Maullana

Harussani Zakaria, mufti senior negara bagian Perak di Malaysia, mengatakan bahwa film itu "menabur benih kerusakan dan perilaku negatif di masyarakat kita."

"Kita harus menjaga diri dari perilaku barat yang sesat," katanya kepada kantor berita AFP.

"Film ini harus dilarang di Malaysia."

Namun, Menteri Pariwisata dan Budaya Malaysia Seri Nazri Aziz mengkritik kontroversi seputar film itu, dengan menyebutnya "menggelikan."

"Kau tidak melarang film karena karakter gay," katanya kepada Malay Mail Online.

"Kita harus membiarkan orang memutuskan sendiri."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.