"Stip dan Pensil", Kisah Anak Muda Peduli Pendidikan dan "Bullying"

Kompas.com - 31/03/2017, 15:46 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com – Masa-masa sekolah tak jauh-jauh dari soal bullying. Hal itulah yang dikisahkan dalam film Stip dan Pensil garapan sutradara Ardy Octaviand ini.

Bercerita soal sekelompok anak orang kaya yang tidak disukai oleh teman-teman di sekolahnya. Mereka adalah Toni (Ernest Prakasa), Aghi (Ardit Erwandha), Bubu (Tatjana Saphira) dan Saras (Indah Permatasari).

Suatu ketika, mereka diberi tugas untuk membuat sebuah esai tentang permasalahan yang terjadi di sekitar. Namun, mereka lebih memilih untuk membuat sebuah aksi konkret yang menujukan kalau mereka berempat juga peduli untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Mereka pun membuat sekolah darurat di bawah kolong jembatan di tempat kumuh dan itu jauh dari lingkunagn keseharian mereka," cerita Tatjana Saphira ketika berkunjung ke redaksi Kompas.com di Gedung Kompas Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Tatjana Saphira berpose usai wawancara di kantor Redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (31/3/2017).

"Awalnya mereka ngegampangin, akhirnya mereka sadar dan dapat banyak tantangan,” sambungnya.

Bagi Tatjana, shooting di kolong jembatan merupakan salah satu pengalaman mengesankan saat bermain di film ini. Sebab, ia bisa melihat secara langsung bagaimana kehidupan orang-orang yang tinggal di jalanan.

"Jadi punya perspektif baru kota Jakarta yang tidak bisa kita lihat setiap hari. Kita bisa lihat tempat pemulung juga," ujar dara berusia 19 tahun itu.

Film Stip dan Pensil ini akan tayang pada 19 April 2017 di gedung-gedung bioskop kesayangan Anda. Artis peran lainnya yang turut bermain dalam film yang naskahnya ditulis Joko Anwar ini adalah Pandji Pragiwaksono dan Arie Kriting.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.