Komika Laris di Industri Film, Anggy Umbara "Minta Maaf"

Kompas.com - 31/03/2017, 21:03 WIB
Anggy Umbara di sela menghadiri perhelatan Film and Art Celebration (FILARTC) di Perum Produksi Film Negara (PFN), Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (31/3/2017). KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANAnggy Umbara di sela menghadiri perhelatan Film and Art Celebration (FILARTC) di Perum Produksi Film Negara (PFN), Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (31/3/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Ada situsasi unik ketika sutradara Anggy Umbara menjadi pembicara dalam sebuah forum perhelatan Film and Art Celebration (FILARTC) di Perum Produksi Film Negara (PFN), Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (31/3/2017).

Anggy menjadi pembicara bersama dua sutradara Hanung Bramantyo dan Riri Riza. Topik diskusi hari kedua pergelaran FILARTC membahas tentang Film Indonesia dalam Perspektif Lintas Bangsa.

Tanpa mengajukan pertanyaan langsung kepada Anggy, sang penanya bertanya kepada tiga sutradara tersebut mengenai alasan mengapa memainkan para komika dalam sebuah produksi layar lebar. Padahal, menurut dia, tidak ada hal lucu yang diperankan mereka.

Totot Indrarto selaku moderator diskusi langsung menunjuk Anggy untuk menjawabnya. Pasalnya, di antara ketiga sutradara tersebut, hanya Anggy saja yang memainkan para komika dalam filmnya.

Menanggapi pertanyaan itu, Anggy terlihat agak resah menjawabnya.

"Gua sebenarnya enggak tertarik bikin film komedi. Akhirnya ditawari produser. Oke, tapi gua maunya action comedy bukan komedi doang," kata Anggy.

Terkait keterlibatan para komika, kata Anggy, itu tidak lepas dari peran produser. Saat produser meminta agar para komika dilibatkan, Anggy mengaku sempat ragu akan kemampuan akting mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Gua meragukan bahwa mereka bukan aktor. Tapi di situ, akhirnya dikuatkan dari sisi skenario, akhirnya jadi film yang entertainment dan dapat sisi sosialnya," ujar sutradara film Comic 8.

Gara-gara film yang diperankan oleh para komika sukses besar di pasar perfilman, kata Anggy, akhirnya menjamurlah berbagai genre film yang dimainkan para komika.

"Akhirnya latah aja sih. Produser Indonesia memang latah dan saya ditelepon produser lain untuk bikin yang sama," ucapnya.

"Mohon maaf ya akhirnya gua bawa dampak itu. Jadi selama ini kenapa stand up comedy, ya karena latah," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.