Gita Gutawa: Spirit Kartini Ada di Setiap Perempuan

Kompas.com - 21/04/2017, 06:29 WIB
Gita Gutawa saat dijumpai dalam acara Kartini Masa Kini di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) malam. KOMPAS.com/SINTIA ASTARINAGita Gutawa saat dijumpai dalam acara Kartini Masa Kini di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) malam.
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com – Penyanyi Gita Gutawa (23) merasa terinspirasi dengan sosok pahlawan RA Kartini. Ia merasa bahwa setiap perempuan mempunyai jiwa seperti Kartini.

“Spirit Kartini tuh ada di setiap perempuan Indonesia karena perjuangan beliau bukan fisik ya, perjuangannya lebih intelek. Dan beliau berjuang lebih ke passionya dia dengan menulis,” kata Gita saat dijumpai dalam acara Kartini Masa Kini di Rumah Maroko, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2017) malam.

“Bisa kita contoh sebagai perempuan Indonesia sekarang, dari Kartini itu tadi, menggapai cita-cita ya, lewat apa yang kita sukai,” sambungnya.

Ia pun memberi contoh. Kartini yang senang menulis pun memperjuangkan hak-haknya lewat tulisan.

“Kalau saya lewat musik. Perempuan lainnya ada yang lewat pendidikan, ada yang lewat olahraga, ada yang lewat kedokteran,” ujar pemilik album The Next Chapter ini.

Sebelumnya diberitakan, Gita digandeng oleh musisi Melly Goeslaw untuk menyanyikan lagu “Memang Mengapa Bila Aku Perempuan” yang menjadi soundtrack Kartini. 

"Lagu ini sarat pesan tentang empowering perempuan. Lagu bertema seperti ini di Indonesia belum ada. Kalau ada, ya, tentang ibu atau cinta," ujar Gita.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X