Giliran Robin Thicke dan Jonas Blue Akan Goyang Indonesia

Kompas.com - 26/04/2017, 18:12 WIB
Para pelaku industri hiburan menghadiri jumpa pers Indonesian Choice Awards 2017 di Caca Marica Resto, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017). Indonesian Choice Awards 2017 merupakan acara perayaan ulang tahun keempat stasiun televisi swasta NET. KOMPAS.com/TRI SUSANTO SETIAWANPara pelaku industri hiburan menghadiri jumpa pers Indonesian Choice Awards 2017 di Caca Marica Resto, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (26/4/2017). Indonesian Choice Awards 2017 merupakan acara perayaan ulang tahun keempat stasiun televisi swasta NET.
|
EditorAti Kamil

JAKARTA, KOMPAS.com -- Sebagaimana pada tiga perayaan terdahulu, pada perhelatan ulang tahun keempat stasiun televisi swasta NET, 21 Mei 2017, akan disajikan pertunjukan artis-artis musik internasional, selain yang dari Indonesia.

Dua artis musik internasional yang akan tampil dalam perayaan yang akan diadakan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, itu adalah vokalis dan pencipta lagu Robin Thicke dari AS serta Jonas Blue, DJ (disc jockey) dari Inggris.

"Setiap tahun kami hadirkan musisi terbaik Indonesia, juga internasional. Tahun ini kami undang Robin Thicke dan Jonas Blue," kata VP of Production & Programming NET, Roan Y Anpira, dalam jumpa pers di Caca Marica Resto, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/4/2017).

Roan menerangkan bahwa Thicke dan Blue akan didatangkan sebagai penampil-penampil utama dalam perhelatan tersebut karena mereka akrab bagi para penikmat musik di Indonesia.

"Apalagi, EDM kan lagi high di sini. Jonas Blue juga available, akhirnya kami mengundang mereka. Mereka akan bawakan empat lagu masing-masing. Ada yang medley," kata Roan.

Dalam rangka perayaan ulang tahun keempatnya, pihak NET juga akan memberi penghargaan kepada para pelaku industri musik dan film Indonesia. Oleh karena itu, perhelatan itu diberi nama NET 4.0 Present Indonesian Choice Awards 2017.

"Kami akan adakan acara syukuran ulang tahun kami. Kami juga adakan Indonesian Choice Awards. Ulang tahun kami selalu tempelkan dengan itu, karena kami selau melibatkan insan musik yang berkembang bersama kami, di musik dan film," terang Roan pula.

Dalam Indonesian Choice Awards 2017 akan ada 13 kategori yang diperebutkan oleh 64 nomine. Tujuh kategori musik; tiga kategori film; dan tiga kategori khusus, yaitu TV Program of the Year, Creative & Innovative Person of the Year, dan Lifetime Achievement.

Enam puluh empat (64) nomine itu merupakan hasil seleksi oleh Komite Musik Independen, yang dihuni oleh Dhani Pette, Adib Hidayat, Frans Sartono, Qaris Tajudin, Danie Satrio, Denny MR, Oppie Andaresta, Dimas Jay, Prita Prawirohardjo, dan Anton Ismael.

Para nomine itu akan dipilih oleh para pemirsa melalui media sosial mulai 26 April 2017. Mereka yang mengumpulkan paling banyak suara berhak atas penghargaan.

"Di sini demokratis. Suara kami dihargai. Sudut pandang berbeda dijadikan pilihan. Misalnya, selera musik saya berbeda. Saya sering diejek. Tapi, berbeda itu dihargai mereka. Itu yang dinamai demokratisasi musik," ucap Frans mewakili komite tersebut.

Dalam perhelatan tersebut akan tampil pula sederet artis musik Tanah Air. Mereka, antara lain, Isyana Sarasvati, Maudy Ayunda, Yura Yunita, Rizky Febian, Iwa K, Saykoji, Monostereo, Sarah Sechan, Vincent Rompies, dan Desta Mahendra.

Baca juga: Luna Maya: Sekarang Sudah Bisa Tolak Tawaran Tampil di TV dan Ahok Pilih Film di TV Kabel daripada DVD Bajakan



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Coming Home with Leila Chudori: Buku, Film, dan Kecemasan Pembaca

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X