Idang Rasjidi: Mengenalkan Musik Jazz Tak Harus di Tempat Mewah

Kompas.com - 13/05/2017, 21:43 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Musisi jazz Indonesia, Idang Rasjidi mengaku bahwa awalnya tak banyak yang mengenal musik jazz di Indonesia. Tetapi, kini setidaknya ada 64 gelaran jazz di Indonesia.

Menurutnya, ini adalah efek dari metode mengenalkan jazz dari atas turun ke bawah. Bukan hanya mengenalkan musik jazz di tempat-tempat resmi atau yang mewah.

"Dari atas, turun ke bawah. Dari kampung ke kampung," kata Idang Rasjidi menjelang tampil di Borneo Jazz Festival 2017 di Miri, Sarawak, Malaysia Timur, Sabtu.

Menurut dia, hal itu cukup efektif dalam mendorong gelaran-gelaran berkaitan jazz.

Ia memberi contoh di Yogyakarta ada Ngayogjazz, yang rutin digelar. Pelaksanaannya bukan di hotel mewah, melainkan di desa di pinggiran kota.

"Meski main di desa, yang datang menontong ribuan orang. Ini penting karena memengaruhi kawasan sekitar tentang jazz," ujar pria kelahiran Pangkal Pinang, Bangka Belitung itu.

Sekarang ini ada juga ajang jazz lain di kota kecil di Jawa, yakni di Pekalongan. "Di Batam, Pangkal Pinang, Lampung, dan lainnya," kata Idang Rasjidi.

Ia menegaskan bahwa mengenalkan musik jazz tidak harus di tempat yang mewah. Terkadang di garasi, atau bahkan di bawah pohon sambil membawa peralatan sendiri.

"Tidak harus mengenalkan teknik-teknik yang sulit, tetapi bagaimana membuat mereka menikmatinya," kata dia.

Jazz, bagi Idang Rasjidi, adalah barometer kebebasan yang bersifat universal. Idang memiliki seorang sahabat asal Rusia. Ia sendiri tidak bisa berbahasa Rusia. "Tetapi ketika kami bertemu dan bermain musik, semua melebur menjadi satu," ujarnya.

Idang Rasjidi bersama Idang Rasjidi Syndicate menjadi salah satu penampil pada ajang Borneo Jazz Festival 2017 di Miri, Sarawak. Ia dijadwalkan tampil pada hari kedua, pukul 22.00-23.00 waktu setempat, Sabtu ini.

[Baca juga: Tumpah Ruah Artis Penampil Prambanan Jazz Festival 2017]

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

 

Konten pilihan untukmu

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.