Aura Kasih: Dulu Susah Payah Bikin Pancasila, Sekarang Lupa Artinya

Kompas.com - 01/06/2017, 15:33 WIB
Aura Kasih diabadikan usai peluncuran poster film Surat Kecil untuk Tuhan pada videotron di Gedung Plaza Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (31/5/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGAura Kasih diabadikan usai peluncuran poster film Surat Kecil untuk Tuhan pada videotron di Gedung Plaza Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (31/5/2017).
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran dan penyanyi Aura Kasih menyayangkan makin ke sini orang Indonesia seakan makin lupa akan makna Pancasila.

Pasalnya usai Pilkada DKI Jakarta, isu SARA (suku ras agama dan antar golongan) justru menyeruak hingga menimbulkan kekisruhan.

"Sila kesatu terus Sila ketiga, Ketuhanan terus Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, kayaknya kok kita enggak alamin ya," kata Aura dalam wawancara di Plaza Sentral, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (31/5/2017).

"Sedangkan dulu pada zaman 45 susah payah membuat Pancasila, tapi sekarang kayak mereka (masyarakat) enggak tahu artinya apa," tambahnya.

Karena itu, Aura berharap peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada hari ini 1 Juni 2017, bisa menjadi alarm atau pengingat bahwa ada lima sila yang menjadi dasar negara Indonesia.

"Bukan cuman sekadar ya udah Hari Pancasila gitu. Tapi bisa diaplikasikan oleh masyarakat Indoensia," ucap Aura.

Penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 24 Tahun 2016. Ini mengacu pada sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei-1 Juni 1945. Tepat 1 Juni 1945, Presiden RI Pertama Soekarno mulai memperkenalkan istilah Pancasila lewat pidatonya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X