Katy Perry Ajak Berbaikan, Taylor Swift Tak Merespons

Kompas.com - 12/06/2017, 18:58 WIB
EditorIrfan Maullana


KOMPAS.com - Penyanyi Katy Perry siap mengakhiri perang dingin dengan rekan seprofesinya, Taylor Swift. Dia menyebut Taylor sebagai penulis lagu fantastis dan juga mengatakan mereka bisa jadi contoh perempuan kuat di industri musik.

Namun Swift (27) belum merespons itikad baik untuk mengakhiri pertengkaran yang terjadi di antara dua penyanyi pop perempuan terbesar itu.

"Saya siap mengakhirinya," kata Perry di Podcast Global, Sabtu (10/6/2017), saat mempromosikan album baru Witness.

[Baca: Katy Perry Rilis Album Baru, Taylor Swift Rilis Album "Streaming]

"Saya memaafkannya (Swift) dan minta maaf atas semua yang saya lakukan, dan saya berharap dia juga melakukan hal yang sama. Saya menyukainya dan ingin yang terbaik untuknya. Dan saya pikir dia seorang penulis lagu yang fantastis," imbuh penyanyi 32 tahun itu.

Perang dingin yang dimulai gara-gara pertengkaran soal penari latar telah mendominasi kehidupan pribadi dan profesional dua penyanyi ini selama lebih dari tiga tahun, bahkan sampai mempengaruhi lagu-lagu mereka.

Swift akhirnya rujuk dengan layanan streaming dan merilis lagu-lagunya di situ setelah selama tiga tahun menarik katalognya dari situ, pada hari yang sama ketika Perry merilis album baru Witness, yang mengesankan upayanya untuk merebut perhatian dari karya Perry.

Singel Swift "Bad Blood" diyakini ditujukan untuk Perry. Sementara Perry mendeksripsikan singla barunya "Swish Swish: yang dirilis bulan lalu sebagai "lagu kebangsaan yang bisa dipakai kapan saja saat kau ditindas orang lain."

Dalam Podcast, Sabtu lalu, Perry mengatakan bahwa dia berharap mereka berdua "bisa jadi perwakilan perempuan kuat yang bisa bersatu meski punya perbedaan."

"Saya hanya ingin bersatu di tempat penuh cinta dan maaf serta pengertian dan belas kasih," ujar Perry.

Swift yang belum merilis album sejak 2014 tak banyak muncul di depan publik selama beberapa bulan, dia juga tidak mengunggah postingan baru di sosial media, demikian Reuters.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.