Payung Teduh Nyanyikan Akad pada Hari Kedua Soundrenaline 2017

Kompas.com - 10/09/2017, 18:36 WIB
Payung Teduh tampil dalam Soundrenaline 2017 di Garuda Wisnu Kencana, Bali, Minggu (10/9/2017) sore. KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGPayung Teduh tampil dalam Soundrenaline 2017 di Garuda Wisnu Kencana, Bali, Minggu (10/9/2017) sore.
|
EditorBestari Kumala Dewi

DENPASAR, KOMPAS.com -- Lagu "Menuju Senja" berkumandang di Burst Stage Soundrenaline 2017 hari kedua, Minggu (10/9/2017).

Sesuai judulnya, salah satu tembang andalan band beraliran folk-pop keroncong, Payung Teduh, itu menemani para penonton menyambut senja di Garuda Wisnu Kencana, Bali.

"Udah mulai sore, lampunya mulai nyala," kata vokalis Payung Teduh, Mohammad Istiqamah Djamad alias Is.

Vokal Is yang mendayu membawakan lagu "Menuju Senja" diiringi suara penonton yang tak mau ketinggalan ikut bernyanyi  "Nyanyi dong yang kenceng," ujar Is lagi di tengah penampilannya.

Sedetik kemudian, suara penonton yang didominasi pria menyanyikan bagian refrain lagu itu.

Sebelum "Menuju Senja", Is dan kawan-kawan terlebih dulu menyuguhkan lagu "Berdua Saja" dan "Tentang Gunung dan Laut".

[Baca juga: Sebelum Album Ketiga Dirilis, Payung Teduh Suguhkan Lagu Baru]

 

Memilih tak banyak bicara, pria berambut kribo itu melanjutkan penampilannya ke lagu "Kita adalah Sisa-sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan".

Penontun terus ikut bernyanyi. Suasana semakin seru ketika Payung Teduh menyajikan hits "Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan". Di tengah-tengah, Is mempersilakan penonton bernyanyi sendiri pada bagian refrain.

Berikutnya, "Angin Pujaan Hujan" ikut menghihur ratusan orang yang satu per satu memadatai area Soundrenaline 2017.

Lalu tibalah yang ditunggu-tunggu, Payung Teduh akhirnya mempersembahkan lagu terbaru mereka.

"Lagu terakhir sebagai tanda cinta dan terima kasih buat kalian semua," kata Is.

Kemudian, melantunlah lagu "Akad" yang sedang populer saat ini. Sorakan penonton menyambut tembang andalan Payung Teduh itu.

[Baca juga: Abdul & The Coffee Theory Bocorkan Curhat Andien di Soundrenaline 2017]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X