Untuk Terbang, Menembus Langit, Fajar Nugros Keluar dari Zona Nyaman

Kompas.com - 25/09/2017, 17:45 WIB
Para pemain film Terbang, Menuju Langit berpose dalam jumpa pers di Kuningan City, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017). KOMPAS.com/Tri Susanto SetiawanPara pemain film Terbang, Menuju Langit berpose dalam jumpa pers di Kuningan City, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Sutradara Fajar Nurgros akan mengarap film berjudul Terbang, Menuju Langit.  Menurut Fajar, film produksi Demi Istri Production tersebut membawa tantangan tersendiri baginya.

"Buat saya film ini penting. Ini seperti naik kelas. Ini film periodik perdana buat saya. Lokasi dan eranya juga beda," kata Fajar saat jumpa pers di Main Atrium Kuningan City, Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).

Fajar mengatakan bahwa cerita film itu dibuatnya ketika ia berlibur di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Ada hal unik yang ia temukan ketika berjalan-jalan bersama produser Susanti Dewi.

Fajar menemukan sebuah kisah nyata dari warga asli di Tarakan, Kalimantan Timur. Ceritanya tentang perjuangan hidup orang biasa yang tak kenal menyerah sehingga menjadi pahlawan untuk keluarga dan orang lain.

[Baca juga: Fajar Nugros Ibaratkan Jakarta Undercover seperti Batman]

Hal itulah yang membuat Fajar dan Susanti tertarik mengangkat kisahnya ke layar lebar. Selain bertindak sebagai sutradara, ia menulis skenarionya.

Menurut Fajar, ada pesan moral penting yang akan disajikannya lewat film yang berlokasi shooting di Jakarta, Surabaya, dan Tarakan.

[Baca juga: Fajar Nugros: Ahok Jago]

"Buat aku ini film penting untuk menjawab situasi kebinekaan kita yang dipertanyakan banyak orang. Indonesia itu life of dream," kata dia.

Bagi Fajar, tidak ada yang sulit dalam meramu semua aspek film kecuali suatu hal. "Yang susah adalah merangkai urutan (cerita). Ini kisah 32 tahun dijadikan dua jam," ujarnya.

[Baca juga: Fajar Nugros Takut Anak Jenuh Saat Mudik lewat Jalur Darat]

Dalam film itu, belum disebutkan nama-nama karakternya. Sederet pemain yang terlibat adalah Dion Wiyoko, Laura Basuki, Aline Adita, Baim Wong, Melisa Karim, Dinda Hauw, Marcel Darwin, dan beberapa pemain lainnya.

Film itu sudah merampungkan proses shooting selama dua bulan dan saat ini memasuki proses editing. Rencananya film itu akan diputar di bioskop Tanah Air pada 2018 mendatang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X