Di Synchronize Fest 2017, Ebiet G Ade Memukau Barisan Millenials

Kompas.com - 07/10/2017, 23:47 WIB
Ebiet G Ade tampil di Syncronize Fest 2017 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/10/2017). Festival musik yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (8/10/2017) tersebut menampilkan beberapa musisi di antaranya ada Bangkutaman, Jason Ranti, Adhitya Sofyan, Float, Pee Wee Gaskins, Indische Party, dan Hello Dangdut. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
KRISTIANTO PURNOMOEbiet G Ade tampil di Syncronize Fest 2017 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (7/10/2017). Festival musik yang berlangsung selama tiga hari hingga Minggu (8/10/2017) tersebut menampilkan beberapa musisi di antaranya ada Bangkutaman, Jason Ranti, Adhitya Sofyan, Float, Pee Wee Gaskins, Indische Party, dan Hello Dangdut. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com -- Siapa bilang penyanyi lawas tak mampu menarik perhatian generasi millienials? Buktinya, legenda musik folk Indonesia Ebiet G Ade mampu memukau barisan kaum muda lewat penampilannya di Synchronize Festival 2017.

Lagu "Jakarta I" disajikan Ebiet tanpa basa-basi di District Stage di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (7/10/2017) malam. Tampak lautan penonton sudah memenuhi area depan panggung.

"Selamat malam kawan-kawan semua. Ini suatu kehormatan buat saya. Saya tidak menduga yang bersedia berkumpul di sini menyaksikan saya menyanyi adalah anak-anak muda," kata Ebiet di ujung petikan gitar akustiknya.

"Mendapat penghargaan dari anak muda adalah anugerah yang sangat didambakan para orangtua," sambungnya yang dihadiahi riuh tepuk tangan.

[Baca juga: Ebiet G Ade Shock Ditonton Jokowi di Synchronize Fest 2017]

Setelah "Jakarta I" yang bercerita tentang bagaimana awal ia menginjakkan kaki di Jakarta puluhan tahun lalu, Ebiet membawakan "Mimpi di Parangtritis".

Tak terdengar nyanyian dari massa generasi X dan Y yang berkumpul di hadapan Ebiet, namun mereka tetap setia dan memberi tepuk tangan meriah sebagai tanda apresiasi. Pasalnya, Ebiet menyajikan vokal tinggi pada akhir lagu itu.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Beberapa puluh tahun lalu ketika nyanyi di kampus-kampus di hadapan mahasiswa, ekspresi mereka sama dengan kalian hari ini. Apa yang saya rasakan dulu, saya bisa rasakan lagi hari ini. Luar biasa, terima kasih," kata Ebiet

Lalu, lagi "Nyanyian Rindu" berkumandang. Meski disaksikan ratusan anak-anak muda, Ebiet tak berusaha beradaptasi. Gaya bernyanyinya tetap sama, sederhana, syahdu, namun sangat apik. Ia seakan ingin membiarkan para millenials menikmati musiknya dengan jujur.

"Malam hari ini saya bernyanyi dengan gitar, duduk menggunakan kursi pesta perkawinan. He he he agak kurang keren sih," ucap Ebiet yang mengundang gelak tawa.

Selanjutya, ia suguhkan "Lolong" dan "Cita Cita Kecil si Anak Desa". Lalu ketika lagu "Berita kepada Kawan" ia nyanyikan, akhirnya terdengar juga suara kaum muda ikut bernyanyi hingga akhir lagu.

[Baca juga: Usai Ebiet G Ade, Jokowi Tonton Deadsquad di Synchronize Fest 2017]




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X