Gen Halilintar: Hiduplah seperti Air yang Mengalir

Kompas.com - 24/11/2017, 11:37 WIB
Keluarga Gen Halilintar mencuat setelah sajinan kanal YouTube mereka banyak dinikmati. KOMPAS.com/RENI SUSANTIKeluarga Gen Halilintar mencuat setelah sajinan kanal YouTube mereka banyak dinikmati.
Penulis Reni Susanti
|
EditorAti Kamil

BANDUNG, KOMPAS.com -- Nama Gen Halilintar melejit setelah sajian kanal YouTube mereka dinikmati banyak orang.

Gen Halilintar merupakan sebuah keluarga yang terdiri dari orangtua dan 11 anak. Keluarga itu kerap menghabiskan waktu dengan jalan-jalan, baik di Indonesia maupun luar negeri. Bahkan, mereka pernah menjelajahi belasan negara di Eropa dan semua mereka urus sendiri.

“Niatnya 13 negara, jadinya 20 negara,” ujar sang ayah, Halilintar Anofial Asmid, dalam acara kampanye #LiburanDenganGoogle, belum lama ini di Bandung.

Baca juga: Ibunya Pernah Kecopetan di Eropa, Afgan Beri Tips Aman Traveling

Halilintar, yang merupakan seorang pengusaha, meyakini satu hal dalam hidupnya yang ia tularkan kepada istri dan 11 anak mereka, yakni hidup harus seperti air yang mengalir bukan air yang hanya diam di satu tempat.

"Hiduplah seperti air yang mengalir," katanya.

Air yang mengalir biasanya jernih, sedangkan air yang hanya diam di satu tempat biasanya kurang jernih, karena terpapar banyak unsur.

Baca juga: Sergio Mendes: Traveling Memberi Banyak Inspirasi Bermusik

Menurut Halintar, begitu pula hidup. Ketika seseorang hanya tinggal di satu tempat dan melakukan aktivitas yang sama, ia menjadi kurang bergairah. Karena itu, lakukanlah perjalanan, traveling, seperti air yang mengalir.

Halilintar mengaku betapa repot ia menyatukan 13 kepala ketika akan melakukan perjalanan. Namun, sekarang, banyak aplikasi yang bisa memudahkan perjalanan, meskipun itu dilakukan seorang diri.

"Kami suka melakukan riset mendalam sebelum melakukan perjalanan, seringkali dengan bertanya rekomendasi dari teman dan mencari perbandingan harga dari berbagai situs di Internet. Tapi, sekarang, di Google, kami bisa mendapat informasi-informasi tersebut di satu tempat,” tutup Lenggogeni, yang akrab disapa Bu Gen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.