Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Lingua Kembali dengan "Arti Sebuah Keangkuhan"

Kompas.com - 03/12/2017, 12:36 WIB
|
EditorIrfan Maullana

JAKARTA, KOMPAS.com - Lingua kembali meramaikan industri musik Indonesia dengan merilis single terbaru mereka, "Arti Sebuah Keangkuhan", pada 1 Desember atau tepat setahun setelah meluncurkan album ketiga yang berjudul Mampu Bertahan.

Sejak September 2017, Lingua telah merilis pre-promo single terbaru mereka yang juga dikenal dengan judul #ask itu. Dengan mendongkrak tagar tersebut, grup vokal yang terdiri dari Frans Mohede, Amara, dan Arie Widiawan ini bisa lebih dekat dengan Linguania, sebutan penggemar Lingua.

Banyak Linguania yang akhirnya menerka-nerka judul sebenarnya dari single tersebut. Hingga muncul Linguania yang beranggapan bahwa Lingua bakal merilis single dengan bahasa Inggris.

Mengenai hal ini, Lingua punya penjelasannya seperti yang mereka sampaikan melalui siaran pers Sabtu (2/12/2017).

"Arti Sebuah Keangkuhan" dicipta oleh Yovie Widianto sekitar 1997 lalu bersama Lingua. Awalnya  lagu ini dibuat Yovie untuk mengisi album Lingua yang kedua, setelah sukses dengan lagu ciptaannya juga, "Bila Kuingat" (1996).

Namun akhirnya keputusannya berbeda ketika Yovie memutuskan untuk menyimpan lagu #ask saat itu, lantas menggantikan dengan lagu yang berjudul 'Bintang' (1998). Pada 2005, #ask pernah diproduksi Yovie dan dilantunkan oleh Sherin.

"Tahun 1997 kami hampir sempat mau rilis lagu 'Arti Sebuah Keangkuhan' ini. Tapi kemudian lagu ini dinyanyikan oleh Sherine. Lalu baru kesampaian di akhir tahun 2017 ini, dengan nuansa yang berbeda. ini saya rasa juga tepat, karena masih seiring dengan peluncuran album kami, Mampu Bertahan, yang persis setahun lalu dan single ini merupakan spin-off dari album tersebut," kata Amara.

 

Setelah 20 tahun kemudian, #ask benar-benar diproduksi dan dinyanyikan oleh Lingua di bawah bendera label mereka sendiri, Lingua Musik.

Kali ini Lingua berkolaborasi dan memercayakan penggarapan musiknya kepada musisi-musisi yang memang sudah tidak asing lagi di blantika musik Tanah Air, yakni Asta Andoko (RAN) dan Ramadhan Handy (Soulvibe). Keduanya berhasil memberikan suatu hawa musik yang baru dan segar mengiringi karakter aransemen vokal Lingua yang sangat khas.

Bagi Lingua, kehadiran kembali mereka di industri benar-benar sudah menjadi komitmen untuk terus berkarya. Mereka tidak mau berhenti di saat sudah memutuskan untuk kembali. Setelah 16 tahun masa vakum (1998-2016) tidaklah mudah bagi Lingua untuk kembali mengenalkan identitas agar dapat diterima oleh pecinta musik Indonesia.

Sebagai musisi yang lebih dikenal sebagai musisi era 90-an, Lingua justru ingin membuktikan, musisi atau penyanyi era 90-an sangat beruntung, karena pernah berada di era keemasan musik Indonesia bahkan keemasan musik dunia.

Hal ini yang menjadi bekal Lingua untuk mengeksplorasi wawasan musiknya dalam berkarya, sambil terus belajar myeesuaikan dengan gaya bermusik dan industrinya kini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+