Melanie Subono: Kasus seperti Anjing Valent Bukan Satu-satunya

Kompas.com - 08/12/2017, 10:10 WIB
Vokalis Melanie Subono saat hadiri aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017). KOMPAS.com/Dian Reinis Kumampung Vokalis Melanie Subono saat hadiri aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus anjing bernama Valent yang menjadi viral di media sosial memancing kegeraman dari Melanie Subono.

Aktivis pencinta hewan ini mengatakan bahwa kasus penelantaran satwa seperti yang terjadi pada anjing Valent bukan yang pertama.

"Gue sih ngelihat itu setiap hari lho di tetangga-tetangga gue. Gimana tetangga gue yang tinggal di kompleks yang lumayan bagus ya," kata Melanie saat menghadiri Aksi Kamisan di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (7/12/2017).

"Gue harus jalan dengan harus bawa ekstra dog food atau manguok buat ngasih. Itu orang-orang kayak yang punya anjing cuma buat lucu-lucuan,"imbuhnya.

Penelantaran memang tidak selalu berujung pada kematian si anjing. Namun Melani tetap geram karena pemilik memberi kehidupan tak layak kepada anjing yang dipeliharanya.

"Ya memang (anjingnya) enggak kenapa-kenapa. Lo gue masukin kardus tiga hari juga enggak kenapa-kenapa tapi kan enggak mau kan, enggak enak," katanya.  

"Susah menjelaskan kayak gitu kalau lo pengin punya makhluk hidup cuman karena untuk gaya-gayaan dan keren-kerenan," imbuhnya.

Baca juga : Tinggalkan Anjing Selama 8 Jam di Mobil yang Berujung di Kantor Polisi

"You know, kalau lo berani ngeklaim gue pengin punya makhluk hidup ini artinya bertanggung jawab atas kehidupan mereka," ucapnya lagi.

Valent adalah anjing yang dibiarkan di dalam mobil selama berjam-jam di parkiran Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Baca juga : Pemilik Valent: Saya Enggak Mau Anjing Saya Diambil

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X