Ernest Prakasa Ungkap Alasan Tak Ajak Istri Tulis Novel Susah Sinyal

Kompas.com - 10/01/2018, 05:52 WIB
Ernest Prakasa dan Meira Anastasia saat dijumpai di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018). Kompas.com/Ira GitaErnest Prakasa dan Meira Anastasia saat dijumpai di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktor sekaligus sutradara film Ernest Prakasa (35) tidak melibatkan istrinya, Meira Anastasia (34), untuk menulis novel Susah Sinyal.

"Karena dia lagi nulis buku juga kebetulan. Judulnya Imperfect. Dia lagi deadline juga. Kalau diajak nulis novel bisa teler dia," kata Ernest saat ditemui di Hong Kong Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

Cerita orisinal film Susah Sinyal adalah karya Ernest bersama Meira. Akhirnya ia mempercayakan penulisan novel Susah Sinya ke tangan novelis Ika Natassa.

"Ika punya gaya yang sangat khas dalam tulisannya dan pas mengadaptasi tulisan saya dan Mei oh jadinya begini ya, proses kreatif yang baru aku alami, ternyata menarik," ucap Ernest tentang penulis Critical Eleven itu.

Sebelum novel Susah Sinyal dirilis secara resmi pada Februari 2018, pihaknya sudah membuka pre-order.

"Kami udah buka pre-order kemarin, 100 buku ludes dalam waktu setengah jam. Ini akan mulai (dijual) di toko buku bulan depan, awal Februari," imbuh Ernest.

Ernest kemudian membocorkan sedikit isi cerita buku yang ditulis Meira. Imperfect, kata Ernest, bercerita tentang perempuan dan pergulatan mereka pada era sekarang.

"Tentang bagaimana beratnya menjadi wanita di era sekarang yang sudah mengenal #bodygoal, tentang berdamai dengan diri sendiri saat di bilang, 'ih istrinya artis begini doang?'," ucapnya.

"Dia mau buka pre-order buku pas ulang tahun gue, 29 Januari ini makanya itu dia sibuk," sambung Ernest.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X