Is Eks Payung Teduh Garap Film Musikal Sisir Kota Pesisir

Kompas.com - 26/01/2018, 18:45 WIB
Vokalis Payung Teduh Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Is usai konser BBM Liztomania Konser Musik Tanah Air Vol.3 Payung Teduh Catra Adhum di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017).  KOMPAS.com/Dian Reinis KumampungVokalis Payung Teduh Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Is usai konser BBM Liztomania Konser Musik Tanah Air Vol.3 Payung Teduh Catra Adhum di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017).
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selepas hengkang dari band Payung Teduh, penyanyi Mohammad Istiqamah Djamad atau Is kini sedang menggarap sebuah film bergenre drama musikal.

Saat ini, Is mengaku sedang menyelesaikan proses riset terkait film yang mengangkat keindahan dan problematika maritim Indonesia tersebut.

“Kan belum pernah ada film drama musikal yang mengangkat tentang kepulauan Indonesia. Sekarang lagi riset,” ujar Is di Yamaha Music Center Building, Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (26/1/2018).

Is mengatakan, bahwa film tersebut berjudul Sisir Kota Pesisir. Menurut Is, riset pengerjaan film tersebut harus segera diselesaikan, karena telah ada rumah produksi yang tertarik memfilmkannya.

[Baca juga : Is Payung Teduh: Jangan Terlalu Didramatisir ]

Terkait siapa sutradara dan penulis skenario, Is belum mau membocorkannya. Yang jelas, kata Is, ia ingin film tersebut dapat diproduksi dan rampung pada 2018 ini.

“Gue sebagai penggagas. Belum tahu siapa aja (sutradara dan penulis skenario). Tunggu aja,” kata Is.

“Tapi yang susah, siapa ya pemain yang mau di kapal selama dua minggu untuk shooting,” sambung Is.

Sementara alasan Is ingin menggarap film, karena ingin mengeksplor talenta yang selama ini terkungkung, sebab sibuk manggung dari satu tempat ke tempat lainnya.

“Gue pernah main teater, gue suka film, musik hobi gue. Gue pengin menciptakan sesuatu yang lain,” ujar Is.

[Baca juga : Bersolo Karier, Is Tetap Nyanyikan Lagu Payung Teduh]



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Goenawan Mohamad tentang Gandari, 'Tempo', dan Don Quixote

Goenawan Mohamad tentang Gandari, "Tempo", dan Don Quixote

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Coming Home with Leila Chudori: Dokter Aru tentang Maharaja Segala Penyakit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Coming Home with Leila Chudori: Menjadi Penyair, Membaca Syair Warih Wisatsana

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Coming Home with Leila Chudori: Seno Gumira Ajidarma Membahas Raka Ibrahim

Budaya
Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Coming Home with Leila Chudori Feat. Petty Fatimah: Seorang Sherlock Holmes dari Hong Kong

Budaya
In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

In Memoriam Sapardi Djoko Damono: Sihir Hujan Kata-kata

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Coming Home with Leila Chudori: Robertus Robet, Orwellian dan Kerapuhan dalam Demokrasi

Budaya
Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

Waiting for the Barbarians Rilis: Tak Perlu ke Bioskop, Sekarang Zamannya Nonton Streaming

BrandzView
Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

Musikal di Rumah Aja, Ketika Cerita Rakyat, Musik, dan Film Jadi Satu dalam Panggung Virtual

BrandzView
Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Basri Menyapa Seri 4: Dialog Diri-Lukisan Alfi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Coming Home with Leila Chudori: Menyusuri Pelosok Dunia Bersama Famega dan Sigit

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Coming Home with Leila Chudori: Rocky Gerung Mengupas Gabo

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam 'Sang Keris'

Coming Home with Leila Chudori: Adinia Wirasti Menggenggam "Sang Keris"

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Coming Home with Leila Chudori: Budiman Sudjatmiko, Gwang Ju dan Anak-anak Revolusi

Budaya
Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Coming Home with Leila Chudori: Mira Lesmana dan Budiman Sudjatmiko Berkata tentang Arief Budiman

Budaya
komentar di artikel lainnya
Close Ads X