Keluarga Rhoma Irama Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Kompas.com - 04/03/2018, 19:27 WIB
Rhoma Irama ditemui di kediamannya di wilayah Pela Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (28/12/2017). KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENGRhoma Irama ditemui di kediamannya di wilayah Pela Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (28/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Keluarga Rhoma Irama berharap kasus temuan proyektil peluru di studio musik Soneta Record,  Depok, Jawa Barat, bisa segera terungkap.

Hal itu dikatakan putri Rhoma, Debby Irama, saat dihubungi wartawan, Minggu (4/3/2018).

"Kalau  pelakunya bisa ditangkap, saya mau tahu motifnya apa. Tapi kalau misalnya enggak terungkap ya sudahlah. Yang penting enggak ada korban jiwa," ujar Debby.

Kini pihaknya menunggu hasil penyelidikan polisi terhadap kasus itu.

"Kita lihat aja ke depannya, kalau memang ada kelanjutan berarti, kan, memang ada yang mau meneror. Tapi kalau enggak ada lagi, ya mungkin saja itu peluru setan," ucapnya.

Sebelumnya, studio musik milik Rhoma Irama ditembak orang tak dikenal. Polisi menduga proyektil peluru yang ditemukan studio Rhoma Irama di Jalan Tole Iskandar, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (3/3/2018), berasal dari peluru nyasar.

"Kemungkinan pantulan peluru nyasar," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana kepada Kompas.com, Minggu (4/3/2018).

Putu menyampaikan, proyektil tersebut pertama kali ditemukan di lantai studio milik "raja dangdut" itu oleh seorang office boy.

Baca juga: Polisi Duga Proyektil di Teras Studio Rhoma Irama adalah Peluru Nyasar

Menurut dia, tidak ditemukan kaca yang pecah maupun barang yang rusak di studio milik Rhoma Irama.

Selebihnya, Putu masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara dari Tim Puslabfor Mabes Polri untuk mengetahui asal usul proyektil peluru tersebut.

Baca juga : Proyektil Peluru Ditemukan Office Boy Studio Rhoma Irama

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X